Madrid Pisah dengan Ancelotti Usai Final Copa del Rey
Real Madrid dikabarkan sudah mengambil keputusan besar: berpisah dengan Carlo Ancelotti setelah final Piala Raja Spanyol atau Copa del Rey yang digelar pada Minggu dini hari WIB. Laporan Sky Sports menyebut, hasil buruk di laga tersebut menjadi pemicu terbaru dalam rangkaian evaluasi internal yang memang sudah mengarah ke perpisahan.
Hasil Buruk di Eropa Mempercepat Keputusan
Situasi Ancelotti di Santiago Bernabeu disebut semakin sulit setelah Real Madrid tersingkir dari perempat final Liga Champions 2024-2025. Los Blancos kalah dari Arsenal dengan agregat telak 1-5, hasil yang memperlemah posisi sang pelatih meski kontraknya masih berlaku hingga 2026.
Menurut laporan itu, manajemen Madrid menilai Ancelotti sudah tidak lagi berada dalam posisi yang ideal untuk melanjutkan proyek tim. Kekalahan dari Arsenal disebut menjadi titik penting yang membuat arah kebijakan klub makin jelas, terlebih setelah kegagalan di final Copa del Rey menambah tekanan.
Belum Ada Pengganti Pasti
Hingga saat ini, Madrid belum menetapkan siapa yang akan menggantikan Ancelotti. Klub disebut kemungkinan akan menunjuk pelatih sementara sebelum menentukan sosok permanen untuk musim berikutnya. Langkah ini dipandang sebagai cara agar transisi berjalan lebih hati-hati di tengah tuntutan besar yang selalu menyertai Madrid.
Klopp dan Alonso Masuk Radar
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi panas tersebut. Jurgen Klopp, yang saat ini menangani Liverpool, serta Xabi Alonso dari Bayer Leverkusen disebut sebagai dua kandidat potensial untuk mengambil alih. Keduanya dinilai punya profil yang sesuai dengan ambisi Madrid, meski belum ada kepastian resmi dari klub.
Brasil Juga Mengincar Ancelotti
Di sisi lain, masa depan Ancelotti juga menarik perhatian Federasi Sepak Bola Brasil. Mereka disebut tertarik merekrut pelatih asal Italia itu untuk menangani timnas setelah memecat Dorival Junior pada Maret 2025. Kondisi ini membuat langkah Ancelotti ke depan menjadi sorotan, karena ia berpotensi langsung masuk ke salah satu proyek paling besar di level internasional.
Dengan keputusan Madrid yang kian mengerucut, nasib Ancelotti kini berada di persimpangan. Final Copa del Rey tampaknya bukan sekadar laga penentu trofi, melainkan juga pertandingan yang membuka babak akhir kerja sama panjangnya bersama Real Madrid. Source link


