Pengamat sepakbola Indonesia, Kesit B Handoyo, menyatakan bahwa penerimaan anggaran besar PSSI sebesar Rp199,7 miliar dari pemerintah untuk mendukung tim nasional Indonesia menuju Piala Dunia adalah sesuatu yang wajar. Menurut Kesit, fokus pemerintah terhadap PSSI menunjukkan hasil positif, terutama dengan pencapaian timnas U-17 Indonesia yang berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Pemerintah mengalokasikan anggaran terbesar pada PSSI, diikuti oleh cabang olahraga bulu tangkis. Dukungan finansial dari pemerintah ini diharapkan dapat meningkatkan persiapan pemain timnas dalam menghadapi kompetisi internasional.
Kesit juga menyoroti perlunya pemusatan latihan yang lebih baik untuk timnas U-17 dan senior agar bisa bersaing secara maksimal. Program uji coba dengan tim-tim kuat dari luar negeri atau pemusatan latihan di luar negeri juga dianggap sebagai langkah yang dapat meningkatkan kualitas permainan timnas. Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, mengungkapkan bahwa selain dukungan dari pemerintah, pihaknya juga mencari sumber pendanaan dari pihak swasta dengan total yang cukup besar. Prestasi yang telah ditunjukkan oleh timnas Garuda diyakini menjadi faktor utama dalam mendapatkan dukungan finansial yang signifikan.
Dengan dukungan anggaran yang diterima, diharapkan timnas Indonesia dapat terus meningkatkan performa dan prestasinya. Hal ini sejalan dengan usaha PSSI dalam memajukan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Dengan pendanaan yang cukup besar, diharapkan timnas Indonesia dapat terus menunjukkan hasil yang membanggakan di pentas internasional.








