Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menyatakan kebanggaannya terhadap perjuangan timnya setelah meraih kemenangan 1-0 atas Madura United walaupun hanya bermain dengan 10 pemain. Munster menekankan kebanggaannya terhadap semangat tim yang tidak pernah menyerah dan terus membangun mentalitas untuk menang. Meskipun Slavko mendapat kartu merah, timnya bahkan harus bermain dengan sembilan hingga delapan pemain karena adanya cedera. Salah satu pemain, Tumbas, bahkan langsung dibawa ke rumah sakit setelah pertandingan akibat cedera serius pada bagian kepala. Munster memuji mentalitas dan kontribusi Tumbas yang memilih bertahan demi tim, serta memberikan apresiasi terhadap performa Flavio yang konsisten dan berhasil mencetak gol penting.
Dalam persiapan untuk pertandingan selanjutnya melawan Arema FC, Pelatih Munster berencana melakukan pemulihan tim dengan terapi spa dan pijat untuk membantu pemain agar rileks sebelum latihan. Ardi Idrus, pemain Persebaya, juga mengungkapkan kebahagiannya atas hasil kemenangan tersebut dan mengapresiasi kerja keras seluruh pemain di lapangan. Ardi juga mencatat betapa pentingnya mentalitas menang yang ditanamkan oleh pelatih sejak awal pertandingan, terutama setelah Slavko mendapat kartu merah.
Dengan kemenangan ini, Persebaya berhasil mempertahankan performa dan semangat juang di lapangan, membuktikan bahwa tim memiliki potensi untuk meraih hasil positif dalam pertandingan selanjutnya. Semua pemain sangat termotivasi dan siap untuk memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan. Selain itu, dukungan dari pelatih Paul Munster juga memberikan dorongan ekstra bagi tim untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.


