Tim Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk Piala Sudirman 2025 dengan menggelar simulasi pertandingan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta. Tujuan dari simulasi ini adalah untuk meningkatkan kekompakan para atlet dalam kompetisi beregu campuran yang membutuhkan kerja sama tim yang solid. Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, menekankan pentingnya dukungan antar atlet, bahkan bagi yang tidak turun bertanding.
Para atlet ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, menyatakan bahwa mereka siap dirotasi untuk memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025. Mereka bersama atlet lain seperti Rinov Rivaldy, Pitha Haningtyas Mentari, Dejan Ferdinansyah, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti adalah bagian dari sektor ganda campuran yang dipersiapkan oleh PBSI. Meskipun telah berpasangan dengan atlet lain sebelumnya, keduanya kembali dipanggil ke Pelatnas PBSI setelah mencatat hasil positif dalam kompetisi internasional.
Hasil positif yang mereka raih dalam turnamen Eropa beberapa bulan terakhir, termasuk berhasil menembus final di German Open dan Orleans Masters, menjadikan mereka pilihan utama PBSI dalam menyusun skuad untuk Piala Sudirman. Rehan dan Gloria, yang berstatus non-pelatnas, merasa senang dan bangga dapat bersaing di ajang bergengsi tersebut. Meskipun merasa antusias, mereka tetap berupaya menjaga emosi dan kesiapan mental untuk tampil maksimal di Piala Sudirman. Keberhasilan mereka dalam kompetisi sebelumnya juga menjadi pertimbangan bagi PBSI untuk memasukkan mereka dalam skuad tim nasional.







