Saturday, May 16, 2026
HomeBursaIHSG Berpotensi Menguat dengan Meredanya Ketegangan AS-China

IHSG Berpotensi Menguat dengan Meredanya Ketegangan AS-China

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTAIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia membuka perdagangan Kamis dengan sinyal penguatan, seiring pasar merespons meredanya ketegangan perang tarif antara Amerika Serikat dan China. Sentimen global yang membaik membuat pelaku pasar kembali melirik aset berisiko, termasuk saham di dalam negeri.

IHSG Dibuka Menguat, LQ45 Justru Terkoreksi

Pada awal perdagangan, IHSG naik 36,69 poin atau 0,55 persen ke level 6.671,06. Di sisi lain, indeks LQ45 tercatat turun 5,25 poin atau 0,71 persen ke posisi 750,03. Pergerakan yang berlawanan ini menunjukkan pasar masih menimbang antara optimisme dari luar negeri dan kehati-hatian terhadap respons lanjutan investor domestik.

Optimisme pasar menguat setelah Menteri Keuangan AS menyatakan bahwa tarif tinggi antara AS dan China tidak akan berlanjut. Presiden AS juga disebut menunjukkan sikap terbuka untuk meredakan tensi perdagangan. Pernyataan tersebut menjadi penopang utama penguatan bursa, karena meredanya konflik dagang dinilai bisa memperbaiki prospek pertumbuhan ekonomi global.

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan

Dari dalam negeri, Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Keputusan ini memberi sinyal stabilitas kebijakan moneter di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian. Bagi pasar, langkah tersebut dapat dibaca sebagai upaya menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi, stabilitas nilai tukar, dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Di saat yang sama, bursa saham Eropa juga bergerak naik cukup kuat berkat kinerja positif sejumlah perusahaan besar. Penguatan itu ikut menambah keyakinan bahwa sentimen pasar dunia sedang bergerak ke arah yang lebih konstruktif.

Bursa Asia Ikut Kompak Menguat

Penguatan tidak hanya terjadi di Amerika dan Eropa. Pada pagi ini, mayoritas bursa saham regional Asia juga dibuka hijau. Nikkei, Shanghai, Kuala Lumpur, dan Strait Times sama-sama mencatat kenaikan, menandakan arus optimisme masih cukup luas di kawasan.

Dengan kombinasi faktor eksternal yang membaik, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dalam perdagangan hari ini. Namun, pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi wajar setelah pergerakan naik yang cukup cepat. Jika sentimen positif bertahan, kondisi ini bisa menjadi ruang bagi pasar modal Indonesia untuk menjaga stabilitas di tengah dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya reda.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer