Sunday, March 15, 2026
HomeLintas KotaProgram Mitigasi Bencana di Pulau Seribu: Langkah Preventif Penting

Program Mitigasi Bencana di Pulau Seribu: Langkah Preventif Penting

- Advertisement -
- Advertisement -

Pemerintah melalui BPBD DKI Jakarta dan Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu memberikan sosialisasi mitigasi bencana gempa kepada siswa SDN Pulau Harapan 01 Pagi Kepulauan Seribu Utara. Simulasi ini diikuti oleh 183 peserta, terdiri dari pelajar, tenaga kependidikan, hingga wali murid. Tujuannya adalah agar mereka bisa menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. Pelatihan ini menyasar seluruh komponen sekolah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Selain materi tentang penanganan bencana gempa bumi, tsunami, dan kebakaran, peserta juga mengikuti simulasi perlindungan diri selama kejadian gempa atau bencana lainnya.

Plt Kepala Sekolah SDN Pulau Harapan 01 Pagi, Muji Rahayu, memberikan apresiasi kepada petugas BPBD DKI Jakarta dan Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu atas sosialisasi yang baik dan lancar. Dia berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kerja sama antar lembaga pendidikan. Salah satu murid, Farhan (9), merasa senang dan antusias mengikuti simulasi kesiapsiagaan bencana untuk pertama kalinya. Ia menyukai pengalaman belajar sambil bermain dan merasa siap menghadapi bencana alam.

Informasi dari BMKG menyebutkan potensi dampak gempa bumi di Megathrust Selat Sunda dengan magnitudo 8,7. Jakarta diprediksi akan mengalami potensi dampak guncangan dengan intensitas VI-VII MMI. Plt Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menekankan pentingnya memahami dan siap menghadapi kemungkinan tersebut. Kehadiran alat peringatan dini tsunami dan gempa bumi (EWS) di Kepulauan Seribu sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kesigapan dalam menghadapi bencana.

Sistem EWS memberikan peringatan awal tentang potensi tsunami setelah gempa bumi terjadi. Hal ini diperlukan agar pemerintah dan masyarakat di Kepulauan Seribu dapat lebih siap menghadapi bencana. Upaya mitigasi bencana dan sosialisasi kesiapsiagaan sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan harta benda saat terjadi bencana.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer