Sunday, March 15, 2026
HomeLenggang JakartaJakarta di Peringkat 7 Terburuk Kualitas Udara Dunia pada Jumat Pagi

Jakarta di Peringkat 7 Terburuk Kualitas Udara Dunia pada Jumat Pagi

- Advertisement -
- Advertisement -

DKI Jakarta saat ini mengalami krisis kualitas udara yang menjadi perhatian internasional. Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir, Jakarta menempati peringkat ketujuh sebagai salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat pagi. Indeks kualitas udara (AQI) mencapai angka 118, yang masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif akibat tingginya partikel halus (particulate matter/PM) 2.5. Di peringkat pertama terdapat Kota Kuwait, Kuwait dengan AQI 349, diikuti oleh Delhi, India dan Dhaka, Bangladesh. Dalam upaya menangani polusi udara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berencana untuk menambah jumlah Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) guna mempercepat dan memperbaiki intervensi. Saat ini Jakarta memiliki 111 SPKU, namun akan meningkatkan jumlahnya agar bisa meniru keberhasilan kota-kota besar lainnya seperti Bangkok dan Paris. Langkah-langkah berkelanjutan dalam pengelolaan data kualitas udara diharapkan dapat meningkatkan efektivitas intervensi dan mengurangi dampak pencemaran udara secara menyeluruh. DLH DKI Jakarta juga berencana untuk memasang 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah guna lebih luas dan akurat pemantauannya. Dengan demikian, langkah-langkah pencegahan dan penanganan polusi udara di Jakarta diharapkan menjadi lebih terukur dan efektif.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer