Wednesday, May 20, 2026
HomeLainnyaYayasan Paseban dan Arista Montana Gelar Dialog Interaktif untuk Kelestarian Alam

Yayasan Paseban dan Arista Montana Gelar Dialog Interaktif untuk Kelestarian Alam

- Advertisement -
- Advertisement -

Megamendung kembali menjadi titik penting dalam gerakan pelestarian lingkungan. Dalam rangka Hari Bumi 2025, Yayasan Paseban bersama Arista Montana menggelar aksi penanaman 10.000 pohon di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penanda berlanjutnya komitmen konservasi alam di wilayah hulu yang punya peran besar bagi keseimbangan lingkungan.

Aksi Tanam 10.000 Pohon di Kawasan Hulu

Penanaman ribuan pohon itu menjadi langkah lanjutan dari program yang sudah diarahkan untuk menjaga kelestarian kawasan Megamendung. Di wilayah dengan kontur geografis yang curam dan rawan gangguan, upaya seperti ini dinilai penting untuk memperkuat daya dukung lingkungan. Yayasan Paseban menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari kerja jangka panjang, bukan tindakan sesaat yang berhenti setelah peringatan Hari Bumi usai.

Andy Utama, Pendiri dan Pembina Yayasan Paseban, menegaskan bahwa menanam pohon adalah bentuk investasi untuk masa depan. Pandangan itu sejalan dengan semangat konservasi yang ingin dibangun melalui kolaborasi dengan Arista Montana, perusahaan pertanian organik di Bogor yang dikenal mengusung prinsip budidaya berbasis bahan alami tanpa bahan kimia sintetis.

Megamendung dan Tantangan Konservasi

Wiratno, Penasehat Yayasan Paseban, mengingatkan bahwa Megamendung bukan kawasan yang bisa diperlakukan sembarangan. Kondisi lahannya yang terjal membuat wilayah ini lebih rentan terhadap kerusakan jika tidak dijaga secara serius. Karena itu, konservasi di area hulu seperti Megamendung tidak hanya menyangkut penanaman pohon, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga kesinambungan ekosistem di sekitarnya.

Dalam konteks itu, kolaborasi Yayasan Paseban dan Arista Montana menjadi contoh bahwa pelestarian alam bisa berjalan beriringan dengan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. Penanaman pohon di kawasan ini dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga fungsi ekologis tanah dan air yang menopang kehidupan masyarakat di wilayah bawahnya.

Pesan untuk Generasi Berikutnya

Acara tersebut juga dihadiri Kang Dody Baduy, yang ikut menekankan pentingnya kesadaran generasi muda terhadap lingkungan. Kehadiran sejumlah tokoh dalam kegiatan ini memperkuat pesan bahwa pelestarian alam tidak boleh berhenti pada wacana, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan yang konsisten. Selain pohon, penanaman bambu juga menjadi simbol komitmen untuk menjaga alam secara berkelanjutan.

Melalui langkah bersama ini, Yayasan Paseban dan Arista Montana ingin memastikan bahwa Megamendung tetap terjaga untuk generasi mendatang. Di tengah tekanan terhadap lingkungan yang makin nyata, aksi penanaman 10.000 pohon tersebut memberi sinyal bahwa konservasi masih mungkin dijalankan dengan pendekatan yang terarah, konkret, dan berkesinambungan.

Sumber: Peringati Hari Bumi 2025, Yayasan Paseban Tanam 10 Ribu Pohon Di Megamendung

Berita Terkait

Berita Populer