Tinnitus, lebih dikenal dengan istilah telinga berdenging, adalah kondisi di mana frekuensi tinggi suara yang ditangkap oleh gendang telinga menyebabkan telinga berdenging dalam jangka waktu yang cukup lama. Gejala ini bisa dipicu oleh berbagai masalah kesehatan seperti cedera pada telinga, gangguan sirkulasi tubuh, atau penurunan kemampuan pendengaran akibat usia. Suara yang muncul bisa berupa dengung, desisan, detakan, atau gemuruh yang mengganggu konsentrasi dan meredam suara di sekitar.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi tinnitus. Pertama, membersihkan kotoran telinga secara rutin dengan korek kuping, obat tetes telinga, baby oil, minyak mineral, atau larutan hidrogen peroksida jika telinga terus berdengung. Kedua, menggunakan pelindung telinga jika sering terpapar suara keras atau lingkungan bising. Olahraga teratur juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan sirkulasi darah, serta pentingnya tidur yang cukup selama 6-8 jam untuk mengurangi risiko telinga berdenging karena kelelahan.
Selain itu, penting untuk memperhatikan jenis obat yang dikonsumsi karena beberapa obat, terutama dalam dosis tinggi, dapat memicu tinnitus. Melakukan relaksasi juga bisa membantu mengurangi telinga berdenging, misalnya dengan mendengarkan suara alam yang menenangkan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat membantu meredakan gangguan telinga berdenging atau tinnitus yang dialami.


