Saturday, May 16, 2026
HomeLintas KotaBantu Korban Kebakaran di Tamansari: PMI Jakarta Barat Turun Tangan

Bantu Korban Kebakaran di Tamansari: PMI Jakarta Barat Turun Tangan

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta Barat kembali diguncang musibah kebakaran yang memaksa puluhan warga kehilangan tempat tinggal dalam hitungan menit. Api yang diduga bermula dari sebuah pabrik lilin di kawasan padat penduduk Jalan Krukut Lio, Tamansari, Kamis malam, dengan cepat merembet ke rumah-rumah di sekitarnya dan meninggalkan kerugian besar bagi warga.

PMI Jakarta Barat Bergerak Cepat ke Lokasi

Di tengah situasi yang kacau dan kepanikan warga, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Barat langsung turun tangan. Dua unit ambulans bersama tim medis dikerahkan ke lokasi untuk memberikan pertolongan darurat kepada korban terdampak kebakaran. Respons cepat itu menjadi salah satu upaya awal untuk menangani warga yang mengalami gangguan pernapasan dan luka akibat insiden tersebut.

Petugas medis PMI menangani tiga orang yang mengalami sesak napas dan luka terbuka. Penanganan dilakukan dengan terapi oksigen serta pemberian antiseptik agar kondisi korban tidak semakin memburuk sebelum mendapatkan penanganan lanjutan.

20 Rumah Hangus, 160 Jiwa Terdampak

Kobaran api yang disebut berawal dari pabrik lilin itu kemudian meluas ke permukiman padat. Sedikitnya 20 rumah terbakar dan sekitar 160 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal. Di tengah malam yang suram, banyak warga hanya sempat menyelamatkan diri tanpa membawa barang-barang penting dan kebutuhan sehari-hari.

Meski tidak menelan korban jiwa, kebakaran ini tetap meninggalkan dampak besar bagi warga sekitar. Selain luka dan sesak napas, trauma akibat kehilangan tempat tinggal juga menjadi beban yang harus mereka hadapi setelah api berhasil dipadamkan.

Bantuan Logistik untuk Ringankan Beban Korban

Tak hanya layanan medis, PMI Jakarta Barat juga menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Bantuan yang diberikan meliputi beras, mi instan, air mineral, biskuit, dan susu. Langkah ini diharapkan bisa membantu warga bertahan di masa awal pascakebakaran, saat akses terhadap kebutuhan pokok masih terbatas.

Kehadiran PMI di lokasi menjadi bagian dari upaya penanganan darurat yang dibutuhkan warga setelah kebakaran melanda kawasan padat tersebut. Di saat banyak keluarga masih mencari sisa barang yang bisa diselamatkan, bantuan cepat menjadi penopang sementara di tengah situasi yang serba terbatas.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer