Tuesday, June 16, 2026
HomeLainnyaYayasan Paseban Tanam Jampinang untuk Hidupkan Semangat Pancasila

Yayasan Paseban Tanam Jampinang untuk Hidupkan Semangat Pancasila

- Advertisement -
- Advertisement -

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Yayasan Paseban mengadakan kegiatan penanaman pohon di Desa Paseban, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Acara ini tidak hanya menjadi momen untuk menghijaukan lingkungan, tetapi juga sebuah bentuk nyata dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam merawat alam dan mengembalikan harmoni antara manusia dan alam.

Desa Paseban memegang peranan penting dalam ekosistem Jawa Barat. Sebagai bagian dari Cagar Biosfer Cibodas dan koridor habitat alami Gunung Gede Pangrango, desa ini menghadapi tantangan karena tekanan aktivitas manusia dan kondisi topografi yang ekstrem.

Oleh karena itu, langkah-langkah konservasi sangat diperlukan, terutama dengan memandang Pancasila sebagai pedoman moral dalam usaha pelestarian lingkungan.

Yayasan Paseban menerapkan model pertanian organik berbasis konservasi sebagai salah satu solusi konkret. Pendekatan ini menitikberatkan pada harmoni antara manusia, tanah, air, dan keanekaragaman hayati.

Dengan cara agroekologi, pertanian organik mampu menjaga kesuburan tanah dan kebersihan air, serta menciptakan sistem pangan yang sehat, adil, dan berkelanjutan. Pendekatan ini merupakan wujud nilai Keadilan Sosial dalam praktik pertanian dan ekologi.

Pada acara tersebut, penanaman pohon Taru Jampinang menjadi fokus utama. Taru Jampinang dikenal sebagai “Pohon Pancasila” yang memiliki makna simbolis yang mendalam.

Selain Taru Jampinang, pohon-pohon lain seperti Rasamala, Mahoni, Damar, dan berbagai jenis bambu lokal juga ditanam. Pemilihan jenis-jenis pohon tersebut didasarkan pada manfaat ekologis dan ekonomisnya, dengan tujuan mendukung keberlanjutan ekosistem dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar.

Andy Utama, Pembina Yayasan Paseban, menyatakan, “Menanam pohon adalah simbol harapan, dan Taru Jampinang melambangkan nilai-nilai Pancasila yang ditanamkan dalam kehidupan.”

Beliau juga mengingatkan akan pentingnya menjaga alam agar manusia tidak merasakan dampak buruk dari kelalaian terhadap lingkungan. “Apabila kita tidak serius dalam melindungi alam, alam akan ‘membalas’,” tambahnya.

Untuk mendukung keberlanjutan ekosistem, Yayasan Paseban mendorong kehadiran peraturan desa yang melarang perburuan liar dan aktivitas destruktif lainnya. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan ekologi dan memperkuat praktik pertanian berkelanjutan di daerah tersebut.

Masyarakat adat Baduy juga turut serta dalam kegiatan tersebut, menunjukkan kearifan lokal yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila.

Wiratno, Penasihat Yayasan Paseban, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam di kawasan Megamendung. “Bencana akibat ulah manusia dapat menghambat pembangunan. Oleh karena itu, melestarikan ekosistem adalah implementasi nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Dalam semangat gotong royong, Yayasan Paseban juga memulai program Arista Montana, sebagai upaya menjadikan Paseban sebagai laboratorium hidup untuk konservasi dan pertanian organik.

Melalui program ini, Yayasan Paseban mengajak masyarakat untuk merenungkan Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman hidup dalam bersikap adil, bijaksana, dan berkelanjutan terhadap alam dan sesama.

Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab, tetapi juga bentuk cinta sesungguhnya terhadap Indonesia.

Sumber: Aksi Penanaman Pohon Taru Jampinang Di Bumi Paseban: Komitmen Andy Utama Di Mega Mendung Rayakan Hari Lahir Pancasila 2025 Dan Hari Lingkungan Hidup
Sumber: Menanam Pohon Taru Jampinang Desa Paseban Bogor: Implementasi Nilai Pancasila Dalam Aksi Nyata

Berita Terkait

Berita Populer