Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis diperkirakan masih dibayangi sikap hati-hati pelaku pasar setelah Federal Reserve (The Fed) memilih kembali menahan suku bunga acuannya. Di awal sesi, IHSG sempat dibuka melemah 16,39 poin atau 0,22 persen ke 7.556, sementara indeks LQ45 turun 2,93 poin atau 0,37 persen ke 804,74.
The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Menunggu Arah Baru
Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menilai IHSG berpotensi bergerak volatil karena keputusan The Fed yang tidak memangkas suku bunga memicu respons campuran di pasar global. Bank sentral Amerika Serikat itu kembali mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25-4,50 persen, menandai penahanan kelima secara beruntun sejak Desember 2024. Kini, perhatian pasar tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell untuk membaca sinyal kebijakan berikutnya.
Data Ekonomi AS Masih Jadi Penentu Sentimen
Tekanan dan harapan di pasar juga dipengaruhi oleh sederet data ekonomi Amerika Serikat yang relatif kuat. Produk Domestik Bruto (PDB) AS pada kuartal II 2025 tumbuh 3 persen secara tahunan, lebih tinggi dari perkiraan pelaku pasar. Selain itu, data terbaru menunjukkan penambahan 104.000 lapangan kerja di sektor swasta AS pada Juli 2025, menjadi kenaikan paling kuat sejak Maret 2025. Kondisi ini membuat investor makin cermat membaca peluang arah suku bunga ke depan.
Pasar Asia Ikut Bergerak Campuran
Di kawasan Asia, sentimen perdagangan pagi ini juga belum solid. Indeks Nikkei bergerak menguat, sedangkan indeks Shanghai melemah, Hang Seng turun, dan Strait Times ikut terkoreksi. Di saat yang sama, Bank of Japan (BoJ) dijadwalkan menggelar rapat suku bunga pada hari yang sama dan diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 0,5 persen.
Selain faktor bank sentral, pasar juga masih mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan China. Kombinasi data ekonomi yang kuat, kebijakan moneter yang tertahan, serta arah perundingan dua kekuatan ekonomi dunia itu menjadi latar utama yang membuat IHSG sulit bergerak dalam satu arah yang tegas pada perdagangan hari ini.
Copyright © ANTARA 2025
Source link


