Saturday, May 16, 2026
HomeLenggang JakartaPotret Pasukan TNI dan Demonstran Kwitang: Pertemuan di Jalan

Potret Pasukan TNI dan Demonstran Kwitang: Pertemuan di Jalan

- Advertisement -
- Advertisement -

Suasana di Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu berubah menjadi pemandangan yang jarang terlihat: prajurit TNI dari beberapa matra duduk berdampingan dengan para demonstran, bukan berhadap-hadapan. Di tengah kepadatan massa, mereka memilih mendengar lebih dulu sebelum bergerak lebih jauh. Percakapan berlangsung terbuka, sementara sejumlah prajurit tampak menyimak tuntutan yang disampaikan dengan nada tegas oleh perwakilan massa.

Dialog di Tengah Jalan

Pasukan dari Marinir TNI AL, Korpasgat TNI AU, dan Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad) terlihat berbaur dengan para demonstran di lokasi. Salah satu pokok pembicaraan yang mengemuka adalah permintaan agar teman-teman massa yang disebut ditahan di Mako Brimob Kwitang segera dibebaskan. Perwakilan Marinir dan Korpasgat tampak mendengarkan dengan saksama saat aspirasi itu disampaikan.

Selain percakapan serius, ada pula interaksi sederhana yang membuat situasi terlihat lebih cair. Beberapa prajurit dan demonstran sempat berbincang dalam jarak dekat, memperlihatkan bahwa ketegangan di lapangan setidaknya sempat mereda. Hingga saat ini, dialog antara kedua pihak masih terus berlangsung.

Kehadiran Pangkostrad di Lokasi

Sebelumnya, Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar juga sempat mendatangi lokasi untuk mendengar langsung tuntutan massa. Kunjungannya dilakukan di sela peninjauan ke Mako Brimob, sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan setelah dua hari aksi demonstrasi. Dari penjelasannya, tuntutan utama massa berkaitan dengan pembebasan rekan-rekan mereka, dan sejumlah orang disebut sudah dibebaskan oleh TNI.

Meski begitu, Fadjar tidak merinci jumlah orang yang sempat ditahan maupun yang telah dibebaskan, termasuk lokasi penahanan sebelumnya. Informasi yang disampaikan masih terbatas, namun kehadirannya menjadi sinyal bahwa situasi di lapangan dipantau langsung oleh unsur pimpinan TNI.

Demo Dipicu Kematian Affan Kurniawan

Aksi yang berujung pada berkumpulnya massa di Kwitang ini berawal dari kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan. Ia tewas setelah ditabrak kendaraan taktis milik Brimob saat massa menggelar aksi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Affan saat itu berada di tengah kerumunan ketika mobil Brimob berusaha meninggalkan lokasi.

Peristiwa tersebut memicu kemarahan demonstran dan membuat situasi memanas. Dari titik itulah gelombang aksi meluas, sementara di Kwitang, respons aparat dan massa justru memperlihatkan pendekatan yang berbeda: saling bicara di jalan, dengan tensi yang masih tinggi namun tanpa melepaskan ruang untuk dialog.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer