Tottenham Hotspur memilih menutup pintu rapat-rapat untuk isu penjualan klub. Dalam pernyataan terbarunya, dewan direksi menolak dua pendekatan akuisisi yang datang dari PCP International Finance milik Amanda Staveley serta konsorsium investor asal China melalui Firehawk Holdings Limited. Sikap klub jelas: Tottenham tidak sedang dipasarkan dan tidak berniat menerima tawaran apa pun untuk mengambil alih kepemilikan mereka.
Tottenham Tegaskan Tidak Untuk Dijual
Penolakan itu sekaligus meredam spekulasi yang sempat menguat soal kemungkinan perubahan besar di level kepemilikan. Manajemen Tottenham menegaskan bahwa dua minat tersebut tidak berlanjut ke tahap yang lebih jauh, karena klub memang tidak membuka proses penjualan saham secara penuh. Dengan begitu, wacana akuisisi yang melibatkan nama Staveley dan Firehawk Holdings Limited resmi kandas di meja pembahasan.
Staveley Mundur, ENIC Masih Buka Pintu Investasi
Di sisi lain, Amanda Staveley juga sudah menyatakan perusahaannya tidak akan meneruskan proses akuisisi. Situasi ini muncul di tengah perubahan internal yang cukup signifikan, setelah Daniel Levy mengakhiri masa jabatannya sebagai ketua eksekutif usai diminta mundur oleh pemilik mayoritas ENIC. Meski menolak penjualan penuh, pemilik ENIC yang berada di bawah keluarga Lewis masih membuka kemungkinan masuknya investasi eksternal.
Arah Baru di Ruang Ganti dan Ruang Direksi
Fokus Tottenham kini bergeser ke konsolidasi kepemimpinan baru. Peter Charrington, Vinai Venkatesham, dan Thomas Frank disebut menjadi sosok yang diharapkan mampu membawa stabilitas dan hasil yang lebih konsisten di lapangan. Di tengah hiruk-pikuk rumor akuisisi, klub ingin menegaskan bahwa prioritas mereka bukan pada perubahan pemilik, melainkan pada membangun fondasi yang lebih kuat untuk musim-musim berikutnya.
Source link


