Wednesday, May 20, 2026
HomeBulutangkisLeo dan Bagas Tingkatkan Chemistry di Hong Kong Open

Leo dan Bagas Tingkatkan Chemistry di Hong Kong Open

- Advertisement -
- Advertisement -

Langkah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di Hong Kong Open 2025 belum mulus, tetapi justru dari laga ketat itulah pasangan ganda putra Indonesia ini memetik pelajaran penting. Mereka lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan wakil Taipei, Liu Kuang Heng/Yang Po Han, lewat duel tiga gim yang berlangsung sengit di Hong Kong Coliseum, dengan skor 13-21, 21-19, 22-20.

Bangkit setelah gim pertama yang sulit

Bagas Maulana menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini bukan sekadar menang, melainkan membangun chemistry di lapangan. Hal itu sempat terlihat goyah di gim pembuka ketika mereka kesulitan membaca arah serangan lawan dan koordinasi permainan belum berjalan rapat. Situasi itu membuat Leo/Bagas tertinggal cukup jauh dan harus mengakui keunggulan pasangan Taipei pada gim pertama.

Namun, pertandingan berubah arah pada dua gim berikutnya. Leo dan Bagas tampil lebih tenang, bermain lebih rileks, dan mulai percaya pada pola yang sudah mereka siapkan sejak awal. Perubahan ritme itu membuat mereka mampu mengejar poin demi poin hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan tipis.

Chemistry jadi kunci di fase berikutnya

Bagas mengakui, pertemuan sebelumnya dengan lawan berlangsung seimbang, dan kondisi itu ikut memengaruhi jalannya pertandingan kali ini. Meski begitu, mereka berhasil menjaga fokus saat momen krusial datang di gim kedua dan ketiga. Ketenangan menjadi pembeda, terutama ketika tekanan meningkat dan selisih angka hanya terpaut tipis.

Ke depan, Leo dan Bagas akan menghadapi tantangan yang lebih berat di babak 16 besar. Mereka dijadwalkan bertemu ganda China, Wei Keng Liang/Chang Wang, pada Kamis. Laga ini akan menjadi ujian lain untuk melihat sejauh mana kekompakan mereka berkembang di turnamen bergengsi tersebut.

Target berikutnya: tampil lebih padu

Bagi Leo/Bagas, kemenangan dramatis ini bukan sekadar tiket ke babak berikutnya, melainkan juga modal untuk terus memperbaiki performa. Setiap pertandingan dijadikan ruang belajar agar mereka bisa tampil lebih stabil, lebih padu, dan lebih siap menghadapi tekanan di fase-fase penting. Dengan hasil ini, pasangan Indonesia tersebut membawa bekal berharga saat turnamen mulai memasuki persaingan yang semakin ketat.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer