Nottingham Forest resmi mengambil langkah baru dengan menunjuk Sean Dyche sebagai pelatih kepala. Keputusan ini diumumkan setelah proses rekrutmen menyeluruh yang dipimpin Kepala Sepak Bola Global, Edu Gaspar, dan Direktur Teknik Global, George Syrianos. Dyche pun kembali ke Liga Premier Inggris, kali ini untuk memimpin Forest di tengah situasi yang menuntut stabilitas dan arah yang lebih jelas.
Dyche datang saat Forest butuh tumpuan
Penunjukan Dyche menandai pergantian pelatih ketiga Forest pada musim ini, setelah Nuno Espirito Santo dan Ange Postecoglou. Di tengah perubahan yang berulang, Forest berharap pengalaman Dyche di level tertinggi bisa memberi fondasi yang lebih kokoh. Sosok yang pernah menangani Watford, Burnley, dan Everton itu dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan disiplin serta organisasi permainan yang rapi, terutama di lini belakang.
Kontrak hingga 2027 dan tantangan langsung
Dyche dikontrak hingga musim panas 2027 dan tidak punya banyak waktu untuk beradaptasi. Agenda pertamanya sudah menanti, yakni laga Liga Europa melawan FC Porto di City Ground, sebelum Forest kembali fokus ke Liga Inggris menghadapi Bournemouth. Jadwal padat ini menjadi ujian awal bagi pelatih berusia 53 tahun itu untuk segera menyatukan tim dan merespons tekanan kompetisi.
Didampingi wajah lama Forest
Di City Ground, Dyche tidak bekerja sendiri. Ia akan ditemani Ian Woan dan Steve Stone, dua nama yang punya ikatan kuat dengan Nottingham Forest sebagai mantan pemain klub. Kehadiran mereka memberi nuansa historis sekaligus kedekatan emosional dengan identitas Forest. Dyche sendiri juga pernah menjadi pemain muda Forest, sehingga penunjukannya dipandang bukan sekadar soal taktik, tetapi juga soal memahami budaya dan kebanggaan yang melekat pada klub serta para pendukungnya.
Dengan latar belakang itu, Forest berharap era Dyche bisa menghadirkan perubahan yang lebih stabil dan hasil yang lebih meyakinkan di dua kompetisi yang sedang mereka jalani. Source link


