Saturday, May 16, 2026
HomeBursaIHSG Menguat Berkat Berakhirnya Government Shutdown AS

IHSG Menguat Berkat Berakhirnya Government Shutdown AS

- Advertisement -
- Advertisement -

Sentimen positif kembali menyapa pasar saham Indonesia setelah kabar berakhirnya government shutdown di Amerika Serikat meredakan kekhawatiran investor global. Pada perdagangan Jumat (14/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat tipis 6,13 poin atau 0,07 persen ke level 8.378,13.

Efek dari Washington terasa sampai ke pasar Asia

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menilai berakhirnya shutdown pemerintah AS langsung memberi dorongan bagi bursa regional, termasuk Indonesia. Kepastian pendanaan pemerintah AS membuat kekhawatiran atas potensi perlambatan aktivitas ekonomi di negeri itu mulai mereda.

Tak hanya IHSG, mayoritas indeks bursa Asia juga ikut bergerak naik setelah pasar menerima kabar tersebut. Presiden Trump disebut telah menandatangani rancangan undang-undang pendanaan menjadi undang-undang, yang secara resmi mengakhiri government shutdown AS terpanjang dalam sejarah negara itu.

Penguatan IHSG masih dibatasi sikap hati-hati pelaku pasar

Meski sentimen eksternal membaik, ruang penguatan IHSG dinilai belum leluasa. Pelaku pasar masih cenderung menahan diri menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, terutama karena tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih menjadi perhatian utama.

Pasar juga membaca peluang bahwa jika rupiah terus tertekan dan mengalami depresiasi, Bank Indonesia berpotensi mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen pada bulan ini. Kondisi itu membuat investor memilih bersikap selektif, meski dorongan dari pasar global tengah membaik.

Pasar menunggu arah kebijakan berikutnya

Dengan kombinasi sentimen eksternal yang lebih tenang dan kehati-hatian menjelang keputusan bank sentral, pergerakan IHSG pada sesi berikutnya diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh respons pasar terhadap rupiah dan arah kebijakan moneter domestik. Source link

Berita Terkait

Berita Populer