Duka menyelimuti SKK Migas setelah kabar meninggalnya Vice President Sekretaris, Hudi Dananjoyo Suryodipuro, pada Selasa (9/12/2025). Kepergiannya terjadi usai kecelakaan dengan Bus TransJakarta saat Hudi sedang bersepeda. Kabar ini langsung memicu gelombang belasungkawa dari manajemen dan seluruh karyawan SKK Migas, yang menyampaikan rasa kehilangan melalui unggahan Instastory di akun resmi lembaga tersebut.
SKK Migas Berduka atas Kepergian Hudi
Ungkapan duka dari SKK Migas menunjukkan betapa besar sosok Hudi di lingkungan kerja. Bagi banyak kolega, ia bukan sekadar pejabat struktural, melainkan figur yang ikut membangun ritme komunikasi dan koordinasi internal dengan pendekatan yang konsisten. Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang terasa langsung di tengah organisasi.
Peran Penting dalam Komunikasi dan Koordinasi
Sebelum menjabat sebagai Vice President Sekretaris, Hudi Dananjoyo Suryodipuro pernah memimpin Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas sejak Februari 2024 hingga Oktober 2025. Dalam periode itu, ia dikenal berkontribusi besar dalam memperkuat fungsi komunikasi, strategi koordinasi, serta hubungan kehumasan di internal SKK Migas. Peran tersebut membuat namanya lekat dengan berbagai upaya penguatan citra dan kelancaran komunikasi kelembagaan.
Jejak yang Ditinggalkan di Internal Lembaga
Kepergian Hudi bukan hanya kehilangan bagi jajaran pimpinan, tetapi juga bagi para karyawan yang selama ini bekerja bersamanya. Di tengah suasana berduka, SKK Migas menegaskan bahwa sosoknya memiliki arti penting dalam menjaga hubungan kerja yang solid dan terarah. Bagi lingkungan yang ditinggalkannya, kabar ini menjadi pengingat betapa besar pengaruh seorang pemimpin dalam membangun kepercayaan dan kerja sama sehari-hari.
Source link


