Di tengah pemberitaan tentang isu lingkungan, Crazy Rich asal Swedia bernama Johan Eliasch menjadi pusat perhatian karena keputusannya memborong 400 ribu hektar hutan Amazon. Tindakan Eliasch ini bukan semata-mata untuk kepentingan bisnis atau pengembangan, tapi lebih sebagai upaya untuk melindungi paru-paru dunia. Dengan kepemilikan luas seperti Kota London tersebut, ia bisa menjaga kelestarian hutan Amazon sekaligus melindungi satwa liar yang hidup di dalamnya.
Johan Eliasch sendiri mengungkapkan bahwa minatnya terhadap isu lingkungan sudah ada sejak lama. Terinspirasi dari masa kecilnya di Stockholm, di mana bermain ski menjadi kegiatan rutin dari akhir Oktober hingga bulan April, Eliasch merasa prihatin dengan perubahan lingkungan yang terjadi seiring waktu. Di masa sekarang, bermain ski di Stockholm sudah bukan hal yang mungkin dilakukan. Menurutnya, fenomena ini memperlihatkan betapa paradoksnya perlakuan terhadap hutan belantara. Hutan dipotong habis demi keuntungan jangka pendek dari penjualan kayu, namun kemudian ditutupi dengan penanaman kembali demi mendapatkan keuntungan dari kredit karbon. Siklus ini lah yang dianggapnya sebagai sesuatu yang perlu diperhatikan secara serius.


