Saturday, May 16, 2026
HomeEkonomiPerlindungan Kapal untuk Nelayan dan Industri Kelautan: Okezone Economy

Perlindungan Kapal untuk Nelayan dan Industri Kelautan: Okezone Economy

- Advertisement -
- Advertisement -

Perlindungan Kapal untuk Nelayan dan Industri Kelautan: Okezone Economy

Usaha kecil di sektor kelautan kerap berjalan di tengah risiko yang tidak ringan. Nelayan bisa menghadapi kerusakan kapal, sementara pelaku pengolahan ikan juga berhadapan dengan ancaman cuaca buruk hingga gangguan operasional yang dapat menghantam keberlangsungan usaha. Di tengah kondisi itu, perlindungan usaha menjadi kebutuhan yang semakin mendesak agar aktivitas ekonomi di pesisir tetap bergerak.

Askrindo dan Komira Perluas Proteksi untuk Pelaku Usaha Maritim

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Satya Trinadi Komira Perkasa untuk memanfaatkan produk Asuransi Umum, Asuransi Mikro Usahaku, dan Asuransi Mikro Bahari. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat perlindungan bagi pelaku usaha di sektor kelautan, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada kapal dan hasil tangkapan laut.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, dan Direktur Utama PT Satya Trinadi Komira Perkasa, Emil Arifin. Prosesi tersebut turut disaksikan Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia (KemenUMKM RI), Harun A.S.

Jangkauan Perlindungan Menyasar 500 Kapal dan Ribuan Pelaku Usaha

Lewat kolaborasi ini, Askrindo memperluas jangkauan perlindungan bagi jaringan usaha Komira yang mencakup sekitar 500 kapal nelayan serta ribuan pelaku usaha pemindang ikan di 20 titik wilayah Indonesia. Skema ini diharapkan memberi rasa aman yang lebih besar bagi pelaku usaha, terutama ketika aktivitas mereka sangat bergantung pada kondisi alam dan aset operasional yang rentan rusak.

Solusi dari Hulu ke Hilir

Budhi Novianto menegaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas perlindungan bagi UMKM di sektor maritim. Menurut dia, kebutuhan perlindungan tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi, karena risiko bisa muncul sejak kapal berangkat melaut hingga hasil tangkapan masuk ke proses pengolahan.

“Ini merupakan langkah strategis dalam memperluas pelindungan bagi UMKM di sektor maritim. Kami hadirkan solusi pelindungan dari hulu hingga hilir dengan biaya yang terjangkau dan relevan untuk mendukung keberlangsungan usaha para nelayan dan pengusaha pemindang ikan,” ujar Budhi Novianto.

Melalui kerja sama ini, Askrindo berharap para pelaku usaha di sektor kelautan tidak lagi terbebani kekhawatiran berlebihan saat risiko datang, sehingga kegiatan penangkapan ikan dan rantai usaha turunannya tetap bisa berjalan lebih stabil.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer