Wednesday, May 20, 2026
HomeBursaDividen Interim BRI Tahun Buku 2025: Rp137/Saham

Dividen Interim BRI Tahun Buku 2025: Rp137/Saham

- Advertisement -
- Advertisement -

Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu emiten bank pelat merah yang konsisten memberi imbal hasil kepada pemegang saham. Untuk tahun buku 2025, perseroan mengumumkan rencana pembagian dividen interim sebesar Rp137 per saham, sebuah langkah yang sekaligus menunjukkan kepercayaan diri BRI terhadap kinerja keuangannya hingga akhir September 2025.

Pengumuman tersebut disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (17/12), dengan dasar laporan keuangan BRI per 30 September 2025. Di balik angka dividen itu, BRI menempatkan pesan yang lebih besar: pembagian keuntungan bukan hanya soal investor, tetapi juga bagian dari kontribusi berkelanjutan kepada negara dan perekonomian nasional.

Dividen interim dan dasar keputusannya

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa dividen interim akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada tanggal pencatatan yang sudah ditetapkan perusahaan. Menurut dia, keputusan ini diambil dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, mulai dari Undang-Undang Perseroan Terbatas, aturan OJK mengenai keterbukaan informasi, hingga Anggaran Dasar Perseroan yang telah disetujui Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Dengan landasan tersebut, pembagian dividen interim ini tidak berdiri sebagai keputusan spontan, melainkan hasil dari pertimbangan formal dan kepatuhan korporasi. Bagi BRI, langkah itu juga mencerminkan bahwa kinerja yang dibukukan sepanjang tahun berjalan berada pada level yang cukup kuat untuk menopang distribusi keuntungan kepada pemegang saham.

Kinerja keuangan jadi penopang utama

Dhanny menegaskan bahwa dividen interim ini lahir dari fundamental bisnis yang solid. Hingga akhir September 2025, BRI mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp41,2 triliun. Capaian itu ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan UMKM serta pengelolaan risiko yang dinilai berjalan baik.

Di tengah kondisi tersebut, BRI juga menempatkan pembagian dividen sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan. Fokus perseroan tetap diarahkan pada penguatan pembiayaan UMKM dan transformasi bisnis ke depan, dua hal yang selama ini menjadi ciri utama arah usaha BRI.

Kontribusi bagi negara dan pemegang saham

Sebagai bank milik negara, BRI menegaskan bahwa dividen interim bukan sekadar bentuk apresiasi kepada investor, melainkan juga kontribusi nyata terhadap penerimaan negara. Dari sudut pandang perseroan, pembagian laba ini menjadi salah satu jalur penting untuk mendukung pembangunan nasional tanpa meninggalkan agenda bisnis yang berkelanjutan.

Jadwal lengkap pembagian dividen interim BRI akan mengacu pada pemberitahuan resmi perusahaan. Namun yang sudah jelas, keputusan Rp137 per saham ini menempatkan BRI dalam posisi yang ingin terus menjaga keseimbangan antara kepentingan pemegang saham, penguatan bisnis, dan mandat sebagai lembaga keuangan negara. Source link

Berita Terkait

Berita Populer