Saturday, May 16, 2026
HomeBursaProyeksi Konsolidasi IHSG 9.000-9.200 Pekan Depan

Proyeksi Konsolidasi IHSG 9.000-9.200 Pekan Depan

- Advertisement -
- Advertisement -

IHSG Diperkirakan Bergerak Datar di Rentang 9.000-9.200 Pekan Depan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan belum akan lepas jauh dari fase konsolidasi pada pekan depan. PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menempatkan area 9.000 sebagai support dan 9.200 sebagai resistance, seiring pasar menunggu sederet katalis penting dari dalam dan luar negeri.

Fokus Pasar Tertuju ke BI, Inflasi AS, dan Data China

Dari sisi domestik, perhatian investor akan mengarah pada keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan bertahan di level 4,75 persen. Kebijakan itu dipandang krusial karena pasar masih menaruh perhatian besar pada stabilitas nilai tukar. Di Amerika Serikat, rilis US Core PCE Price Index menjadi sorotan utama karena data ini kerap dijadikan acuan untuk membaca arah inflasi dan langkah The Fed. Proyeksinya tumbuh 2,7 persen year on year (yoy).

Sementara itu, dari China, pelaku pasar akan mencermati pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 yang diperkirakan naik 4,4 persen yoy. Keputusan Loan Prime Rate (LPR) China juga masuk daftar pemantauan karena dapat memberi petunjuk arah kebijakan moneter Negeri Tirai Bambu.

Arus Dana Asing Masih Jadi Penopang

Menjelang akhir pekan, IHSG menutup perdagangan Kamis dengan kenaikan 1,55 persen. Di saat yang sama, investor asing membukukan net buy senilai Rp3,2 triliun, menandakan minat beli yang masih kuat terhadap pasar saham Indonesia. Aliran dana ini ikut mencerminkan respons positif terhadap kondisi makro domestik yang relatif stabil.

Di tengah sentimen global yang masih dibayangi ketidakpastian, terutama dari eskalasi risiko perdagangan dan dinamika geopolitik, pasar domestik justru mendapat sokongan dari sejumlah data yang terbilang solid. Penjualan ritel Indonesia menunjukkan kinerja positif, begitu pula Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia. Dari China, surplus perdagangan juga tercatat tumbuh signifikan, sehingga ikut menambah lapisan sentimen bagi pasar regional.

Investor Diminta Mencermati Kombinasi Faktor Internal dan Eksternal

Dengan kombinasi data ekonomi, keputusan suku bunga, serta tekanan global yang masih bergerak dinamis, arah IHSG pekan depan tampak akan sangat ditentukan oleh kemampuan pasar menyerap informasi baru. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan indeks berpotensi lebih banyak tertahan di area konsolidasi sebelum muncul katalis yang cukup kuat untuk membawa IHSG keluar dari rentang 9.000-9.200.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer