Wednesday, May 20, 2026
HomeFinansialRupiah Fluktuatif: Dampak Dominasi Tekanan Eksternal

Rupiah Fluktuatif: Dampak Dominasi Tekanan Eksternal

- Advertisement -
- Advertisement -

Rupiah menutup perdagangan Rabu dengan napas yang sedikit lebih lega, meski tekanannya belum benar-benar hilang. Mata uang Garuda tercatat menguat 58 poin atau 0,34 persen ke level Rp16.983 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Namun, pergerakan itu tidak sepenuhnya tercermin pada acuan Bank Indonesia. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) justru melemah ke Rp17.002 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.999 per dolar AS.

Tekanan dari luar masih jadi penentu utama

Ahli dari Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, menilai fluktuasi rupiah saat ini masih sangat dipengaruhi faktor eksternal. Di antaranya pelemahan dolar AS, meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan, serta kenaikan harga minyak yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah. Menurutnya, kondisi global seperti ini membuat ruang gerak rupiah kerap berubah cepat, bahkan ketika ada penguatan harian.

Ekspektasi The Fed ikut membayangi

Selain gejolak geopolitik dan pergerakan komoditas, pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed. Rilis data ekonomi Amerika Serikat turut menjadi perhatian karena dapat mengubah sentimen investor terhadap dolar. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat rupiah sulit lepas dari tekanan jangka pendek, meski sesekali mampu mencatat penguatan.

Langkah Bank Indonesia belum cukup meredam gejolak

Bank Indonesia sendiri telah menyiapkan sejumlah instrumen untuk menjaga stabilitas dan likuiditas valas, termasuk Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI). Namun, menurut Amru, dominasi dinamika global masih terlalu kuat untuk diimbangi sepenuhnya oleh kebijakan domestik. Dalam kondisi seperti ini, arah rupiah dalam waktu dekat tetap akan sangat ditentukan oleh sentimen eksternal yang bergerak cepat.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer