Carlos Alcaraz memulai pertahanan gelar Monte-Carlo Masters dengan kemenangan impresif 6-1, 6-3 atas Sebastian Baez. Dalam pertandingan selama 70 menit di Monako, Alcaraz hampir tidak melakukan kesalahan dan menyatakan kejutan atas level permainannya yang tinggi. Meskipun ada beberapa momen di set kedua di mana Baez mencoba membalas, Alcaraz tetap dominan.
Sebagai petenis nomor satu dunia, Alcaraz bermain di lapangan tanah liat untuk pertama kalinya sejak kemenangan dramatisnya di Roland Garros. Dia berhasil mematahkan servis Baez lima kali dan hanya kehilangan servisnya sekali. Catatan Alcaraz yang mengesankan di lapangan tanah liat pada 2025, dengan rekor 22-1, memperlihatkan ambisinya dalam turnamen ini.
Meskipun menyadari persaingan dari Jannik Sinner yang juga berpeluang merebut peringkat satu dunia, Alcaraz tetap fokus pada penampilan terbaiknya. Meski menyadari bahwa posisi peningkatannya sulit untuk dipertahankan, Alcaraz menekankan pentingnya performa terbaik di lapangan tanah liat.
Dengan kemenangan atas Baez, Alcaraz menunjukkan bahwa dia masih dalam performa terbaiknya dengan menggunakan pukulan forehand yang kuat dan menguasai reli sejak awal. Statistik ATP menunjukkan bahwa Alcaraz memenangi 83 persen poin di belakang servis pertamanya.
Dengan catatan 18-2 musim ini serta meraih gelar di Australian Open dan Doha, Alcaraz siap menghadapi tantangan berikutnya di Monte-Carlo. Pertandingan babak ketiga melawan petenis Argentina, Tomas Martin Etcheverry, atau petenis Prancis, Terence Atmane, akan menjadi ujian berikutnya bagi Alcaraz yang belum pernah berhadapan dengan keduanya sebelumnya.


