Presiden Pelita Jaya Jakarta, Andiko Ardi Purnomo, menjelaskan bahwa keputusan untuk melepas pemain asing andalan, Amorie Archibald, adalah karena kebutuhan tim dalam menghadapi sisa musim reguler dan playoff IBL musim 2026. Meskipun klub sangat mengapresiasi kontribusi signifikan yang diberikan oleh pebasket Amerika Serikat itu, yang telah membantu tim mencatat rekor menang-kalah 13-1 pada musim ini, namun setelah evaluasi tim memutuskan bahwa ada kebutuhan untuk penyesuaian di komposisi tim ke depannya. Purnomo menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena performa buruk Amorie, melainkan karena kebutuhan tim.
Pelita Jaya, yang merupakan juara IBL 2024, memutuskan untuk melepas Amorie di tengah musim reguler yang masih menyisakan enam pertandingan. Pengumuman perpisahan ini dilakukan melalui akun media sosial klub sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kontribusi Amorie selama setengah musim terakhir. Meskipun hanya membela tim sejak awal musim 2026, Amorie memberikan dampak positif baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia menjadi salah satu opsi penting dalam rotasi tim yang dipimpin oleh David Singleton, dengan kemampuan atletik, penetrasi cepat, dan ketajaman dalam mencetak angka pada momen krusial.
Setelah melepas Amorie, Pelita Jaya kini membuka peluang untuk mendatangkan pemain asing baru guna menjamin konsistensi performa tim dalam menghadapi persaingan liga yang semakin ketat menjelang playoff. Keputusan ini diharapkan dapat membantu tim dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Semua langkah ini diambil dengan tujuan memperkuat skuat dan meningkatkan kemungkinan kesuksesan tim ke depannya. Menyusul keputusan ini, Pelita Jaya tetap fokus pada persiapan dan strategi untuk menghadapi tantangan yang akan datang dalam kompetisi ini.


