Friday, April 17, 2026
HomeBeritaPrabowo Pastikan Biaya Haji Tetap Stabil Hingga 2026

Prabowo Pastikan Biaya Haji Tetap Stabil Hingga 2026

- Advertisement -
- Advertisement -

Pemerintah telah mengumumkan keputusan untuk tidak menaikkan biaya haji pada tahun 2026 meskipun terjadi kenaikan harga avtur untuk bahan bakar pesawat. Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa biaya haji tahun 2026 mengalami penurunan sebesar Rp2 juta. Hal ini disampaikan saat Rapat Kerja Pemerintah di Istana pada Rabu (8/4) lalu.

Argumentasi yang dipaparkan adalah bahwa pemerintah tidak ingin memberatkan jemaah haji di tengah situasi kenaikan harga minyak mentah di pasar global. Dalam rapat bersama DPR RI, pemerintah menyetujui untuk menurunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 sebesar Rp2 juta. Saat ini, biaya haji per jemaah sebesar Rp87.409.366.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dalam rapat bersama Komisi VIII DPR juga menjelaskan bahwa sebelum terjadinya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, biaya penerbangan jemaah hanya sekitar Rp33,5 juta. Namun setelah terjadinya konflik tersebut, maka maskapai penerbangan minta tambahan biaya sehingga biaya per orang meningkat menjadi sekitar Rp46,9 juta atau naik 39,85 persen.

Kenaikan biaya juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti rerouting untuk menghindari wilayah udara konflik yang dapat membuat biaya penerbangan mencapai Rp50,8 juta atau naik sekitar 51,48 persen. Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, maskapai yang mengangkut jemaah haji, mengusulkan tambahan biaya masing-masing sekitar Rp7,9 juta dan 480 dolar AS per orang. Dengan demikian, kebijakan penurunan biaya haji 2026 diharapkan dapat meringankan beban jemaah haji dalam menjalankan ibadah haji tahun depan.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer