PT Pertamina (Persero) memiliki komitmen yang kuat dalam memperkuat budaya keberlanjutan melalui program Sustainability Champions, yang bertujuan untuk pelestarian lingkungan, aspek sosial, dan tata kelola yang baik (environment, social, governance/ESG). Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina berusaha membangun legacy yang berkelanjutan untuk generasi mendatang dengan memaksimalkan bisnis eksisting dan mengembangkan bisnis rendah karbon. Salah satu upayanya adalah pengembangan Carbon Capture and Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) serta Sustainable Aviation Fuel (SAF) – bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Para Perwira Pertamina yang menjadi bagian dari Sustainability Champions diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam perusahaan, untuk mentransfer nilai keberlanjutan baik dalam maupun luar organisasi. Pertamina memiliki 10 Fokus Keberlanjutan yang meliputi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Langkah-langkah keberlanjutan yang diambil Pertamina juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggunakan energi secara bijak, terutama di masa geopolitik global yang dinamis saat ini.
Program Pertamina Sustainability Champions mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari pendiri dan Presiden Direktur Institute for Sustainability and Agility (ISA), Maria R. Nindita. Maria menyatakan bahwa tantangan di sektor energi tidak hanya berkaitan dengan mencari sumber energi baru, tetapi juga dengan mengubah pola konsumsi energi. Dukungan dari Perwira Pertamina dalam mengimplementasikan inovasi keberlanjutan diharapkan dapat mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan bahan bakar minyak.
Acara Pertamina Sustainability Champions dihadiri oleh para Perwira Pertamina, penggerak dan komunitas ESG, serta mahasiswa Universitas Pertamina. Inisiatif ini menunjukkan keseriusan Pertamina untuk memperkuat budaya keberlanjutan dan menjadi teladan dalam pengelolaan energi yang bijaksana.


