Wednesday, May 20, 2026
HomeIndonesiaMenpora Bersikap Terkait Dugaan Tunggakan Gaji PSBS Biak

Menpora Bersikap Terkait Dugaan Tunggakan Gaji PSBS Biak

- Advertisement -
- Advertisement -

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir ikut menanggapi sorotan soal dugaan tunggakan gaji pemain PSBS Biak, klub yang tampil di Super League 2025/2026. Namun, alih-alih masuk terlalu jauh ke ranah teknis, Erick menegaskan bahwa sepak bola nasional sebenarnya sudah memiliki jalur penyelesaian yang cukup jelas untuk kasus seperti ini.

Mekanisme Liga Sudah Disiapkan

Menurut Erick, operator liga, I.League, memiliki sistem pengawasan terhadap klub melalui proses lisensi klub. Dalam skema itu, setiap peserta kompetisi wajib memenuhi sejumlah syarat, termasuk urusan keuangan, sebelum bisa tampil secara resmi. Dengan kata lain, persoalan seperti keterlambatan pembayaran gaji semestinya bisa terpantau sejak awal.

Ia juga menyebut adanya mekanisme yang mengunci pendapatan klub agar distribusi dana berjalan lebih tertib. Harapannya, sistem tersebut bisa membantu klub menjalankan kewajiban finansial, termasuk membayar gaji pemain tepat waktu dan mengurangi risiko masalah serupa berulang.

Peran NDRC dalam Sengketa Pemain dan Klub

Erick menambahkan, penyelesaian sengketa antara pemain dan klub juga memiliki jalur khusus melalui NDRC. Lembaga ini berperan dalam menangani perselisihan, termasuk jika ada dugaan tunggakan gaji yang dikeluhkan pemain.

Ia menilai perlindungan terhadap pesepak bola saat ini sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Meski begitu, untuk urusan teknis dan rincian penanganan kasus, Erick menegaskan bahwa kewenangan utama tetap berada pada operator liga dan NDRC.

Keluhan APPI soal PSBS Biak

Dugaan tunggakan gaji pemain PSBS Biak sebelumnya diungkap oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI). Dalam keterangannya, APPI menyebut ada keterlambatan pembayaran gaji pemain selama tiga bulan terakhir. Organisasi itu berharap kewajiban klub kepada para pemain bisa segera diselesaikan agar profesionalisme sepak bola Indonesia tetap terjaga.

Di tengah sorotan terhadap kasus tersebut, Erick juga baru saja memberikan tanggapan resmi terkait tiket FIFA Series 2026 yang tidak terjual habis serta pencarian lawan Indonesia untuk FIFA Matchday Juni. Source link

Berita Terkait

Berita Populer