Sean Gelael Gagal ke Podium di Imola Setelah Penalti Unsafe Release
Harapan Sean Gelael untuk membawa pulang podium dari putaran pertama FIA World Endurance Championship (WEC) 2026 di Sirkuit Imola, Italia, harus pupus di tengah balapan. Start yang menjanjikan bersama timnya berubah menjadi hasil yang jauh dari target setelah Team WRT 32 dijatuhi penalti lima detik akibat pelanggaran unsafe release saat pit stop.
Performa Kuat, Tapi Kesalahan Kecil Berbiaya Mahal
Sean yang turun bersama Darren Leung dan Augusto Farfus sebenarnya tampil cukup meyakinkan di kelas LMGT3. Mereka sempat berada dalam persaingan untuk meraih hasil besar sebelum insiden di pit lane mengubah jalannya lomba. Mobil BMW nomor 32 dilepas terlalu cepat dan sempat mengganggu mobil Proton Competition 88, situasi yang kemudian berujung pada hukuman waktu.
Dampaknya terasa langsung. Team WRT 32 yang semula masih punya peluang bersaing di papan atas harus tersingkir dari 10 besar. Penalti itu menjadi titik balik yang membuat upaya mereka untuk mengamankan podium nyaris mustahil dipertahankan.
Farfus Berusaha Menyelamatkan Hasil Akhir
Meski sempat terpukul, Augusto Farfus yang menjalani stint terakhir tetap berusaha mengangkat posisi tim. Usaha tersebut membuahkan hasil terbatas, tetapi cukup untuk membawa Team WRT 32 finis di urutan kelima. Hasil itu memang jauh dari podium, namun tetap menunjukkan bahwa tim punya kecepatan untuk bersaing di level depan.
Sean sendiri menilai pencapaian tersebut sebagai upaya terbaik timnya di Imola. Di tengah kekecewaan karena kehilangan peluang naik podium, ia juga mengaku senang karena mobil Team WRT lainnya justru mampu meraih kemenangan.
WRT 69 Menang, Toyota Kuasai Hypercar
Pada balapan tersebut, Team WRT 69 tampil sebagai pemenang kelas LMGT3. Sementara itu, Toyota sukses mengamankan gelar juara di kelas Hypercar. Hasil ini menegaskan ketatnya persaingan di pembuka FIA WEC 2026, sekaligus menunjukkan bahwa setiap detail kecil di pit stop bisa menentukan hasil akhir.
Putaran berikutnya FIA WEC 2026 akan berlangsung di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada 9 Mei mendatang. Bagi Sean, balapan itu akan menjadi kesempatan untuk bangkit setelah start yang kurang ideal di seri pembuka. Di saat yang sama, ia juga masih harus menghadapi persaingan ketat di kelas Pro GTWCE 2026.
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Source link


