Saturday, May 16, 2026
HomeInternasionalKiper Parma Siap Bersinar di Piala Dunia Setelah Cedera Parah

Kiper Parma Siap Bersinar di Piala Dunia Setelah Cedera Parah

- Advertisement -
- Advertisement -

Zion Suzuki Bersiap Membawa Timnas Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026

Kiper klub Liga Italia Parma, Zion Suzuki, siap membawa tim nasional Jepang bersinar di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera parah pada November 2025. Cedera tersebut membuatnya hampir tidak dapat berpartisipasi dalam turnamen empat tahunan tersebut.

Suzuki, yang berusia 23 tahun, mengalami patah tangan kiri saat membela Parma melawan AC Milan di Liga Italia pada November 2025. Meskipun awalnya diragukan dapat tampil di Piala Dunia 2026, Suzuki pulih empat bulan setelah cedera dan kembali bermain pada Maret 2026.

Perjalanan Setelah Cedera

Performa Suzuki tidak langsung kembali ke puncak setelah pulih dari cedera. Meskipun pada pertandingan pertamanya melawan Torino Parma kalah 1-4 akibat kesalahannya, dia kemudian menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Dia bahkan membantu timnas Jepang mengalahkan Skotlandia dan Inggris masing-masing dengan skor 1-0 dalam pertandingan uji coba.

“Bagian tersulit adalah beraksi lagi di lapangan setelah cedera. Perlu waktu untuk menemukan kembali permainan saya,” ujar Suzuki.

Komitmen Suzuki untuk Klub dan Negara

Setelah membantu Parma aman dari degradasi di Serie A Liga Italia, Suzuki berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi timnas Jepang di Piala Dunia 2026. Dia bertekad memberikan ketenangan di lini belakang tim dan stabilitas dalam permainannya.

Suzuki berpesan, “Bagi seorang kiper, hal penting adalah memberikan stabilitas bagi tim. Melakukan hal-hal sederhana dengan baik dan konsisten, bermain dengan penuh semangat dan keteguhan. Saya percaya itulah yang akan menginspirasi pencinta sepak bola yang menyaksikan pertandingan kami.”

Di Piala Dunia 2026, Jepang tergabung dalam Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia. Turnamen ini berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Artikel ini bersumber dari ANTARA News.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer