Wednesday, June 17, 2026
HomeBursaIHSG Berpotensi Tertekan oleh Sentimen MSCI dan Nilai Rupiah

IHSG Berpotensi Tertekan oleh Sentimen MSCI dan Nilai Rupiah

- Advertisement -
- Advertisement -

IHSG Terancam Tertekan dengan Keluarnya Saham RI dari Indeks MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan pada perdagangan Rabu pagi. Penyebabnya antara lain adalah keputusan keluarnya sejumlah saham Indonesia dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Hal ini dapat memperbesar risiko foreign outflow dan semakin menekan sentimen pasar saham domestik.

Pelemahan IHSG Dikaitkan dengan Keluarnya Saham Indonesia dari Indeks MSCI

Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menyampaikan bahwa pelemahan IHSG dipicu oleh kombinasi faktor, seperti keluarnya beberapa saham Indonesia dari indeks MSCI, pelemahan nilai tukar rupiah, dan kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga AS. MSCI baru saja mengumumkan hasil rebalancing yang menyebabkan enam saham Indonesia dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard Index.

Selain itu, ada 13 saham Indonesia lainnya yang keluar dari MSCI Small Cap Index. Keputusan tersebut meningkatkan risiko foreign outflow dari pasar saham domestik dan memperburuk sentimen investor terhadap IHSG.

Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Inflasi AS Turut Mempengaruhi Sentimen Pasar Global

Pelemahan nilai tukar rupiah yang telah melewati level psikologis Rp17.500 per dolar AS juga ikut mempengaruhi sentimen pasar. Di sisi global, dolar AS menguat setelah data inflasi AS menunjukkan kenaikan di atas ekspektasi. Naiknya Consumer Price Index (CPI) dan Core CPI AS memicu spekulasi bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga.

Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada transisi kepemimpinan The Fed dan pertemuan antara Presiden AS dan Presiden China terkait isu Iran, perdagangan, dan hubungan kedua negara. Hal ini menyebabkan ketegangan global yang dapat berdampak pada pasar saham.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer