Warga RW 04 Jatipulo Bersiap Hadapi Penghentian Pasokan Air Bersih
Sejumlah warga RW 04 Kelurahan Jatipulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, tengah melakukan persiapan menghadapi penghentian sementara pasokan air bersih oleh PAM Jaya. Pasokan ini dijadwalkan terhenti mulai Jumat malam.
Beberapa warga terlihat mempersiapkan diri dengan cara menyimpan air bersih dalam berbagai wadah seperti galon air mineral dan ember mengingat pemulihan aliran air membutuhkan waktu.
Antisipasi Warga Menghadapi Krisis Air
Salah seorang warga, Yusuf (50), yang tidak memiliki tandon atau toren air di rumahnya terpaksa menggunakan galon kosong untuk menampung air bersih. Dia sudah menyiapkan enam galon air untuk lima anggota keluarganya namun merasa perlu menambah dua galon lagi.
Warga lain seperti Murtini (48) yang memiliki toren air berkapasitas 1.000 liter juga merasa perlu mengantisipasi kekurangan pasokan air. Terutama karena rumahnya sedang dalam proses renovasi dan membutuhkan banyak air untuk pengecoran.
Koordinasi Antara Warga dan Pengurus RW
Ketua RW 04 Jatipulo, Maulana Sani, menegaskan bahwa pihak pengurus RW siap berkoordinasi dengan PAM Jaya jika warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka bersedia memanggil armada mobil tangki air jika diperlukan.
Sebelumnya, PAM Jaya mengumumkan rencana penghentian sementara pasokan air di 45 kelurahan di Jakarta karena adanya pekerjaan pemeliharaan pada gardu listrik oleh PLN. Meskipun pemeliharaan hanya berlangsung selama dua jam, proses pemulihan distribusi air ke pelanggan akan dilakukan secara bertahap.


