Tuesday, July 21, 2026
HomeBursaJubir Kementerian ESDM Bantah Kesamaan BBM Pertamax dengan Solar

Jubir Kementerian ESDM Bantah Kesamaan BBM Pertamax dengan Solar

- Advertisement -
- Advertisement -

Bantahan Juru Bicara Kementerian ESDM

Jakarta (ANTARA) – Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menepis klaim yang menyamakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dengan subsidi jenis solar. Menurutnya, klaim tersebut adalah berita bohong dan fitnah yang disebar secara tidak bertanggung jawab.

Penyebaran Hoaks di Media Sosial

Unggahan di media sosial menampilkan foto Dwi Anggia dengan narasi yang menyesatkan. Isu bahwa Pertamax seharga Rp16.250 per liter disandingkan dengan pernyataan yang tidak pernah disampaikan oleh dirinya. Dwi menyayangkan penyebaran informasi palsu ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

Dwi Anggia menegaskan bahwa klaim yang menyamakan Pertamax dengan solar hanya bertujuan untuk memprovokasi kemarahan publik. Penyebar hoaks dan fitnah diharapkan dapat diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kenaikan Harga Pertamax oleh PT Pertamina

Pada 10 Juni 2026, PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Kenaikan harga tersebut merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah dan evaluasi berkala berdasarkan perkembangan harga minyak dunia serta kondisi pasar ekonomi.

Perubahan harga ini merupakan bagian dari tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan dalam bisnis serta pasokan energi masyarakat. Di sisi lain, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan solar tetap Rp6.800 per liter sebagai upaya menjaga keberlangsungan distribusi BBM bersubsidi.

Selain itu, dalam komitmennya, Pertamina Patra Niaga telah menekankan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi tidak berdampak pada kestabilan harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan solar.

Demikianlah klarifikasi dari Juru Bicara Kementerian ESDM terkait dengan fitnah yang beredar mengenai pernyataan yang tidak benar. Semua pihak dihimbau untuk bijak dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Pewarta: Kelik Dewanto

Editor: Agus Salim

Copyright © ANTARA 2026

Source link

Berita Terkait

Berita Populer