Tuesday, July 21, 2026
HomeLintas KotaKisah Tragis: Jenazah 120 kg DKI Membuat Pramono Bertemu Menteri Singapura

Kisah Tragis: Jenazah 120 kg DKI Membuat Pramono Bertemu Menteri Singapura

- Advertisement -
- Advertisement -

Peristiwa Menarik di Jakarta Hari Ini: Jenazah 120 Kg dan Pertemuan Gubernur dengan Menteri Singapura

Jakarta – Pada Rabu (17/6), Jakarta kembali dihebohkan dengan berbagai peristiwa menarik. Mulai dari evakuasi jenazah berbobot 120 kilogram oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur hingga pertemuan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan dua menteri Singapura. Berikut ringkasan beritanya.

Evakuasi Jenazah Berbobot 120 Kg oleh Damkar Jaktim

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur telah sukses mengevakuasi jenazah seorang warga dengan berat sekitar 120 kilogram dari lantai dua sebuah rumah di wilayah Pulogadung. Evakuasi ini dilakukan pada malam Selasa (16/6) setelah menerima permintaan bantuan karena akses rumah yang sempit. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, memastikan keberhasilan evakuasi tersebut.

Pertemuan Pramono Anung dengan Menteri Singapura

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, bertemu dengan Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Chee Hong Tat, dan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, dalam rangkaian Rising Fellowship di Singapura pada 14–15 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas kerja sama antara Jakarta dan Singapura dalam berbagai bidang, termasuk investasi, transportasi, dan pengembangan kawasan perkotaan. Tujuan kerja sama ini adalah mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global.

Dalam upaya untuk mencegah kemacetan di Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Utara terus melakukan operasi penertiban parkir liar di sejumlah wilayah. Selama periode 8 Juni hingga 15 Juni 2026, ratusan kendaraan yang melanggar aturan parkir telah ditindak oleh petugas. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi masalah kemacetan di ibu kota.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga gencar melakukan verifikasi data calon peserta program Padat Karya untuk memastikan program tersebut tepat sasaran dan berjalan optimal. Beberapa dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan, serta Dinas Sumber Daya Air terlibat dalam proses ini.

Terakhir, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan ekonomi kreatif. Jakarta sebagai kota global dinilai harus mampu mengikuti perkembangan tersebut untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang ada.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer