Gubernur Sulsel Memulai Pembangunan Rehabilitasi Daerah Irigasi Bontonyeleng
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Bontonyeleng di Kabupaten Bulukumba. Langkah ini diambil untuk memperlancar distribusi air ke lahan pertanian seluas 1.200 hektare di wilayah tersebut.
Rehabilitasi Irigasi sebagai Prioritas Pembangunan Infrastruktur
Rehabilitasi irigasi merupakan bagian dari Paket 1 Multi Years Project (MYP) yang mencakup empat kabupaten, yaitu Maros, Gowa, Bulukumba, dan Sinjai. Dengan total anggaran sebesar Rp93 miliar, pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan irigasi hingga mencapai 65 persen.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan dana sekitar Rp16,5 miliar khusus untuk Kabupaten Bulukumba guna rehabilitasi tiga daerah irigasi, yaitu Bontonyeleng, Bettu, dan Bongki-Bongki. Dengan adanya pembangunan ini, distribusi air di lahan pertanian diharapkan dapat berjalan lebih efektif, mendukung produktivitas pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Prioritaskan Kebutuhan Petani dan Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga menekankan pentingnya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi sebagai prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Infrastruktur yang baik di sektor pertanian diharapkan akan menjadi penopang utama dalam peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Proses rehabilitasi Irigasi Bontonyeleng di Kabupaten Bulukumba itu sendiri disaksikan langsung oleh Gubernur Sulsel pada tanggal 18 Juni 2026. Dengan adanya pembangunan infrastruktur ini, diharapkan masyarakat dapat mendukung serta menjaga infrastruktur yang dibangun agar manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.


