Friday, July 10, 2026
HomeBursaOJK Minta Direksi BEI Beri Kinerja Terbaik Pasar Modal RI

OJK Minta Direksi BEI Beri Kinerja Terbaik Pasar Modal RI

- Advertisement -
- Advertisement -







OJK Minta Direksi BEI Terpilih Beri Kinerja Terbaik ke <a href="https://beritatambang.com/2026/07/08/ojk-denda-rp86-26-m-ke-100-pihak-pmdk/">Pasar Modal</a> RI

OJK Minta Direksi BEI Terpilih Beri Kinerja Terbaik ke Pasar Modal RI

Jakarta (ANTARA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terpilih untuk periode jabatan 2026-2030, memberikan kontribusi terbaik dengan mengedepankan tata kelola yang kuat bagi pengembangan pasar modal Indonesia ke depan.

Peran Direksi BEI dalam Meningkatkan Integritas Pasar Modal

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya kelanjutan dari reformasi integritas pasar modal Indonesia. Pasar modal Indonesia diharapkan mampu menjadi rumah yang baik bagi investor, emiten, perusahaan efek, dan pemangku kepentingan lainnya.

Friderica juga menyoroti perlunya integritas tata kelola yang kuat dan terus melakukan perbaikan agar pasar modal Indonesia semakin maju, berkembang, dan dapat menopang pertumbuhan ekonomi negara.

Penguatan Koordinasi antara DPR RI, OJK, dan BEI

Setelah pengumuman jajaran direksi BEI terpilih, DPR RI mengadakan pertemuan dengan OJK dan BEI untuk memperkuat koordinasi guna mendukung proses selanjutnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi telah mengonfirmasi nama-nama calon anggota direksi BEI yang terpilih untuk periode jabatan 2026-2030 setelah melewati fit and proper test sesuai ketentuan yang berlaku.

Jeffrey Hendrik terpilih sebagai Direktur Utama BEI 2025-2030, menggantikan posisi Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI.

Seluruh anggota direksi terpilih akan diajukan untuk persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan BEI tahun 2026.

Berikut daftar lengkap calon direksi BEI periode 2026-2030 yang telah ditetapkan OJK untuk disetujui dalam RUPST.

  • Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
  • Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
  • Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
  • Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
  • Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim
  • Direktur Pengembangan: Iding Pardi
  • Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum: Umi Kulsum

Copyright © ANTARA 2026


Source link

Berita Terkait

Berita Populer