Wednesday, July 22, 2026
HomeEkonomiUang Beredar Mei 2026: Naik 10,8 Persen Menjadi Rp10,415,9 Triliun

Uang Beredar Mei 2026: Naik 10,8 Persen Menjadi Rp10,415,9 Triliun

- Advertisement -
- Advertisement -

BI Laporkan Uang Beredar Rp10.415,9 Triliun di Mei 2026, Naik 10,8 Persen

Pada bulan Mei 2026, Bank Indonesia (BI) telah melaporkan bahwa likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp10.415,9 triliun. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,8 persen secara tahunan (year on year/yoy), yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya tumbuh sebesar 9,2 persen yoy.

Kondisi Uang Beredar di Indonesia

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa pertumbuhan M2 ini didorong oleh kenaikan uangberedar sempit (M1) sebesar 15,3 persen yoy dan uang kuasi sebesar 6,0 persen yoy. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi likuiditas perekonomian Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan.

Penyaluran kredit juga turut mempengaruhi peningkatan M2 pada bulan Mei 2026. Pertumbuhan penyaluran kredit mencapai 10,8 persen (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya tumbuh 9,4 persen (yoy). Peningkatan ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin menggeliat di Tanah Air.

Pengaruh Aktiva Luar Negeri Bersih

Selain penyaluran kredit, aktiva luar negeri bersih juga ikut berperan dalam pertumbuhan M2. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi global turut memengaruhi likuiditas perekonomian Indonesia, sehingga perlu adanya strategi yang tepat dalam mengelola likuiditas demi menjaga stabilitas ekonomi negara.

Sebagai informasi tambahan, penyaluran kredit yang dimaksud dalam laporan BI hanya mencakup dalam bentuk pinjaman (loans), dan tidak termasuk instrumen keuangan lainnya seperti surat berharga (debt securities), tagihan akseptasi (banker’s acceptances), dan tagihan repo.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer