BOC Hong Kong Cabang Jakarta Resmi Menjadi Bank Kliring RMB di Indonesia
Pada tanggal Jumat, 26 Juni 2026, Bank sentral China, People’s Bank of China, menerbitkan Pengumuman No. 17 Tahun 2026 yang menetapkan Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta atau BOC Hong Kong Cabang Jakarta sebagai bank kliring Renminbi (RMB) di Indonesia. Penunjukan ini membuat BOC menjadi bank kliring RMB di 19 negara dan kawasan, menegaskan posisinya sebagai pemimpin pasar dalam layanan kliring RMB.
BOC Sebagai Pemain Utama dalam Layanan Kliring RMB
Dengan penetapan BOC sebagai bank kliring RMB di Indonesia, langkah ini diharapkan akan memperluas penggunaan RMB dalam perdagangan dan investasi bilateral antara Indonesia dan China. Sebagai bank asal China pertama yang beroperasi di Indonesia, BOC telah menjadi penyedia layanan RMB terbesar di Indonesia serta saluran utama layanan kliring RMB.
Bank tersebut telah aktif mendukung kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral antara kedua negara, serta mendorong penggunaan RMB dalam penyelesaian transaksi lintas perbatasan dan kerja sama pasar keuangan.
Dukungan BOC dalam Pengembangan Pasar Keuangan Indonesia
Pada Oktober 2025, BOC mendukung Pemerintah Indonesia memasuki pasar obligasi RMB global untuk pertama kalinya. Selain itu, bank ini telah membantu Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam dua penerbitan obligasi RMB lepas pantai dengan nilai total melebihi 10 miliar yuan. BOC juga menyediakan layanan keuangan terintegrasi bagi penerbit.
Sebagai satu-satunya bank asal China yang menjadi Primary Dealer di pasar uang dan pasar valuta asing Indonesia, BOC menyediakan kuotasi dua arah langsung untuk pasangan RMB-Rupiah, serta menyuplai likuiditas RMB ke pasar Indonesia untuk memenuhi kebutuhan para pelaku pasar secara efektif.
BOC berkomitmen untuk terus memanfaatkan jaringan globalnya, melanjutkan tanggung jawabnya sebagai bank kliring RMB, mengembangkan inovasi produk berbasis RMB, menyediakan layanan keuangan berkualitas bagi perdagangan dan investasi antara China dan Indonesia, dan memberikan kontribusi lebih lanjut bagi keterbukaan ekonomi di tingkat yang lebih tinggi.


