Wednesday, July 22, 2026
HomeBeritaAlumni FK Undana Desak Polisi Usut Kematian Dokter Icha

Alumni FK Undana Desak Polisi Usut Kematian Dokter Icha

- Advertisement -
- Advertisement -

Alumni FK Undana Desak Penyelidikan Transparan Kasus Meninggalnya Dokter Icha

Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (FK Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha secara menyeluruh. Mereka menuntut agar proses hukum dilakukan secara transparan menyusul adanya dugaan intimidasi yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara sebelum dokter tersebut meninggal dunia.

Permintaan Penyelidikan Independen

Alumni FK Undana menilai pentingnya keberadaan tim khusus independen dari Kapolri yang dapat menangani kasus tersebut dengan baik. Mereka meminta agar hasil penyelidikan dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat untuk menjaga transparansi.

Dr. Bilberton, salah satu perwakilan alumni, menjelaskan bahwa sejumlah peristiwa sebelum kematian dokter Icha harus menjadi fokus utama penyelidikan pihak berwajib. Seluruh rangkaian kejadian perlu diungkap demi keadilan.

Permintaan Pemeriksaan Terhadap Anggota DPRD

Selain itu, alumni FK Undana juga mendesak kepolisian untuk memeriksa tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara yang diduga terlibat dalam kasus intimidasi terhadap dokter Icha. Mereka menekankan pentingnya penyelidikan pada dugaan tekanan tersebut sebagai bagian dari proses pengungkapan kasus.

Alumni FK Undana, termasuk dr. Eky Gonang, juga meminta agar seluruh pihak yang terkait dengan kasus ini dipanggil dan diperiksa oleh aparat penegak hukum tanpa pandang bulu. Mereka menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam jika ada upaya untuk menyembunyikan fakta terkait kematian dokter Icha.

Para alumni juga menuntut Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara untuk segera memproses dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh anggota DPRD yang terlibat dalam intimidasi terhadap dokter Icha.

Konferensi pers yang dihadiri oleh pengurus IDI Provinsi NTT dan perwakilan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) merupakan bentuk dukungan terhadap pengungkapan kasus secara menyeluruh.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer