Luca Marini Puas dengan Performa Meski Finis di Urutan Kesepuluh
Jakarta (ANTARA) – Pembalap HRC Honda, Luca Marini, menyatakan kepuasan dengan performanya meski finis di urutan kesepuluh pada balapan utama MotoGP Belanda. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Assen pada Minggu (28/6) menunjukkan Marini yang start dari grid ketiga mengalami kesulitan untuk menembus posisi depan setelah kehilangan momentum untuk melakukan manuver.
Marini mengungkapkan bahwa meskipun harus berakhir di urutan kesepuluh, ia telah mendapatkan informasi yang diperlukan untuk terus meningkatkan kemampuannya. Pembalap Italia ini merasa hasil yang dicapai sudah yang terbaik.
Kesulitan dan Perjuangan Marini di Sirkuit Assen
Dalam balapan MotoGP Belanda, Marini finis dengan selisih waktu +20,302 detik dari juara, yakni pembalap Trackhouse Ai Ogura. Ia mengakui mengalami kesulitan saat melintasi tikungan kelima karena adanya kontak dengan beberapa pembalap lain. Marini merasa memiliki kecepatan yang lebih baik di belakang, namun sulit untuk menyalip.
Marini juga menghadapi kesulitan dalam manajemen ban belakang yang memengaruhi kemampuannya untuk menyalip pembalap Yamaha Alex Rins yang berada di depannya. Meski demikian, dengan tambahan enam poin dari balapan MotoGP Belanda, Marini masih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan total 71 poin.
Dengan demikian, meskipun tidak meraih hasil yang diinginkan, Marini tetap puas dengan performa yang ia tunjukkan selama balapan di Sirkuit Assen. Ia rela belajar dari setiap kesulitan yang dihadapinya untuk terus memperbaiki kemampuannya di lintasan MotoGP.


