Friday, July 10, 2026
HomeEkonomiPegadaian dan Universitas Andalas Lindungi Masyarakat dari Bencana

Pegadaian dan Universitas Andalas Lindungi Masyarakat dari Bencana

- Advertisement -
- Advertisement -

Penelitian Kolaboratif Antara PT Pegadaian dan Universitas Andalas untuk Keselamatan Masyarakat Pesisir

PT Pegadaian (Persero) bekerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) dalam upaya proaktif untuk melindungi masyarakat pesisir dari potensi bencana gempa dan tsunami. Langkah ini terwujud dalam penyerahan hasil riset komprehensif tentang Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang.

Langkah Konkrit dalam Mendukung Pilar Sosial dan Ketahanan Komunitas

Proses penyerahan riset kolaboratif ini dilakukan di Kampus Universitas Andalas Padang dan diterima langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran. Hal ini menunjukkan komitmen PT Pegadaian terhadap keberlanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama dalam hal sosial dan ketahanan komunitas. Program Pegadaian Peduli tidak hanya memperhatikan inklusi finansial, tetapi juga mengamati keselamatan masyarakat dalam jangka panjang di daerah rawan bencana.

Riset kolaboratif antara PT Pegadaian dan Universitas Andalas melahirkan blueprint model mitigasi bencana berbasis masyarakat. Model ini menggabungkan berbagai instrumen penting seperti deteksi dini tsunami mandiri, sistem evakuasi berbasis komunitas, peran masjid sebagai shelter dan pusat informasi kebencanaan, pengembangan standar operasional prosedur evakuasi, serta edukasi masyarakat beserta simulasi kebencanaan mandiri yang dapat diimplementasikan.

Peran Penting Masjid dalam Kesiapsiagaan Darurat

Salah satu inovasi signifikan dari riset ini adalah penggunaan masjid sebagai simbol kesiapsiagaan dalam situasi darurat. Dengan pendekatan baru ini, masjid difungsikan sebagai tempat evakuasi sementara, pusat informasi, dan pusat koordinasi utama bagi warga ketika terjadi krisis. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas internal masyarakat dalam menyelamatkan diri di tengah ancaman gempa dan tsunami di Kota Padang.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer