Wednesday, July 22, 2026
HomeFinansialPeningkatan Partisipasi UMKM Perempuan dalam Sensus Ekonomi 2026

Peningkatan Partisipasi UMKM Perempuan dalam Sensus Ekonomi 2026

- Advertisement -
- Advertisement -

BPS Fokus Meningkatkan Partisipasi UMKM Perempuan dalam Sensus Ekonomi 2026

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memastikan bahwa semakin banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan tercatat dalam Sensus Ekonomi 2026. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kontribusi perempuan dalam perekonomian nasional.

Sumber Daya Perempuan Sangat Berharga untuk Ekonomi Indonesia

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa pelaku usaha perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Partisipasi mereka tidak hanya berdampak pada perkembangan bisnis, tetapi juga pada kesejahteraan keluarga. Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan bahwa kebutuhan, tantangan, dan potensi sektor UMKM perempuan dapat tergambar dengan lebih baik.

BPS, PPPA, dan PNM percaya bahwa data yang lengkap dan akurat mengenai UMKM perempuan akan menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan inklusif. Hal ini akan membantu dalam menyusun program-program strategis yang mendukung perkembangan UMKM, mulai dari akses pembiayaan yang lebih luas hingga pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha.

Sensus Ekonomi 2026 sebagai Langkah Pemberdayaan Perempuan

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah penting dalam menguatkan pemberdayaan perempuan dalam sektor ekonomi. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk UMKM perempuan, diharapkan bahwa kebijakan yang dihasilkan akan lebih inklusif, tepat sasaran, dan responsif terhadap isu-isu gender.

Sebagai dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi, PT PNM telah melakukan pengisian kuesioner sensus untuk seluruh unit organisasinya. Kerja sama antara BPS, Kementerian PPPA, dan PNM diharapkan dapat memperkuat peran perempuan dalam perekonomian Indonesia dan mengangkat potensi mereka sebagai penggerak utama dalam pembangunan ekonomi.

Sumber: ANTARA News

Source link

Berita Terkait

Berita Populer