BULOG Jamin Penyerapan Gabah Petani di Papua Selatan
Perusahaan Umum (Perum) BULOG menegaskan bahwa penyerapan gabah petani di Papua Selatan berjalan optimal untuk mendukung penguatan swasembada pangan nasional dan memberikan kepastian pasar. Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan komitmen BULOG sebagai mitra strategis pemerintah dan petani dalam menjaga keseimbangan produksi dan penyerapan hasil panen.
Dukungan Terhadap Petani dan Penguatan Infrastruktur Pascapanen
Rizal menjelaskan bahwa setiap peningkatan produksi harus diikuti dengan kepastian penyerapan agar petani dapat memperoleh harga yang layak dan kepastian pasar. BULOG bersama Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan kawasan pangan di Papua Selatan, terutama di Kabupaten Merauke.
Penguatan sistem penyerapan gabah juga akan didukung dengan pembangunan infrastruktur pascapanen, seperti gudang penyimpanan di Merauke dengan kapasitas awal sekitar 3.000 ton yang dapat ditingkatkan hingga 5.000 ton. Fasilitas ini dilengkapi dengan dryer dan unit pengolahan beras untuk menjaga kualitas gabah petani.
Rizal menekankan pentingnya infrastruktur yang memadai untuk memastikan rantai pasok pangan berjalan lebih efisien dari hulu hingga hilir. Pengembangan kawasan pangan di Papua Selatan bertujuan untuk meningkatkan produksi beras nasional dan kesejahteraan petani melalui sistem pertanian modern dan terintegrasi.
Pengembangan Kawasan Pangan di Papua Selatan
BULOG juga mendukung percepatan pengembangan kawasan cetak sawah dan optimalisasi lahan di Papua Selatan untuk menjadikannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional di masa depan. Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, telah memimpin gerakan tanam padi serentak di lokasi cetak sawah Desa Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, sebagai bagian dari upaya tersebut.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan produksi pangan nasional dapat ditingkatkan sambil meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.


