Friday, July 10, 2026
HomeLenggang JakartaJakarta Kreatif Festival: Transaksi Rp55 Miliar!

Jakarta Kreatif Festival: Transaksi Rp55 Miliar!

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta Kreatif Festival 2026 Sukses Cetak Transaksi Rp55 Miliar

Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang berlangsung di Istora Senayan pada 4-5 Juli 2026 sukses mencatatkan total nilai transaksi mencapai Rp55 miliar. Melalui kegiatan ini, terjadi business matching, pembiayaan, dan ekspor UMKM yang signifikan.

Ruang Kolaborasi yang Menguatkan Eksosistem Ekonomi Kreatif

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, JKF 2026 memberikan ruang kolaborasi yang unik. Acara ini berhasil mempertemukan berbagai pihak seperti pemerintah, dunia usaha, UMKM, komunitas kreatif, akademisi, lembaga keuangan, media, dan masyarakat dalam satu kesatuan ekosistem yang saling mendukung.

Jakarta Kreatif Festival juga memberikan berbagai kegiatan menarik mulai dari pameran UMKM, business matching, festival ekonomi kreatif, edukasi, layanan publik, hingga beragam kompetisi. Total 377 tenant terlibat dalam acara ini, yang terdiri dari 290 tenant UMKM dan 87 tenant layanan, edukasi, serta komunitas. Mereka berkolaborasi dengan 67 lembaga dan instansi untuk meramaikan event ini.

Optimisme untuk Masa Depan Ekonomi Jakarta

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan pentingnya kreativitas dan kolaborasi sebagai landasan utama dalam membangun ekonomi Jakarta. Momentum Jakarta Kreatif Festival dinilai sangat strategis mengingat lima Abad Kota Jakarta yang akan segera datang, serta transformasi menuju kota global.

Diharapkan ke depan, Jakarta Kreatif Festival dapat terus berkembang sebagai platform kolaborasi yang menguatkan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif. Hal ini juga diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan dan pasar, mempercepat digitalisasi, serta mendorong lahirnya inovasi dan wirausaha baru dalam ekonomi kreatif.

Semangat kolaborasi yang terbangun melalui JKF diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Selain itu, hal ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga dalam ranah kreativitas dan inovasi.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer