Wednesday, July 22, 2026
HomeBeritaTidur Nyenyak: Rahasia Bakar Lemak dan Bangun Otot

Tidur Nyenyak: Rahasia Bakar Lemak dan Bangun Otot

- Advertisement -
- Advertisement -

Penelitian Terbaru Ungkap Keterkaitan Tidur Nyenyak dengan Hormon Pertumbuhan

Para peneliti dari University of California, Berkeley (UC Berkeley) telah berhasil mengungkap keterkaitan antara tidur nyenyak dengan pelepasan hormon pertumbuhan. Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Cell ini menyoroti sirkuit otak yang mengontrol pelepasan hormon pertumbuhan selama tidur.

Menyingkap Misteri Proses Biologis di Dalam Otak

Selama ini, tidur nyenyak dianggap kunci penting dalam proses membangun otot dan membakar lemak. Remaja pun menyadari bahwa pertumbuhan tinggi badan mereka sangat dipengaruhi oleh waktu istirahat yang cukup. Namun, bagaimana proses biologis ini terjadi di dalam otak selalu menjadi misteri.

Melalui penemuan terbaru ini, para peneliti berhasil memetakan sirkuit saraf di hipotalamus yang mengontrol pelepasan hormon pertumbuhan (growth hormone/GH) saat seseorang sedang tidur. Ada dua komponen utama yang terlibat dalam proses ini, yaitu growth hormone-releasing hormone (GHRH) yang merangsang pelepasan, dan somatostatin yang berfungsi menghambatnya.

Hubungan Hormon Pertumbuhan dengan Tahapan Tidur

Studi ini menggunakan teknik pelacakan sirkuit saraf tingkat lanjut dan menemukan bahwa GHRH dan somatostatin bekerja secara dinamis tergantung pada fase tidur. Pada fase REM (Rapid Eye Movement), kedua hormon ini meningkat sehingga memicu pelepasan hormon pertumbuhan dalam jumlah besar. Sementara pada fase non-REM, proporsi hormon ini berubah sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Selain itu, penelitian ini juga mengungkap adanya keterkaitan antara hormon pertumbuhan dan tingkat kesadaran. Hormon pertumbuhan akan bertumpuk selama tidur dan merangsang locus coeruleus, bagian dari batang otak yang mengatur kewaspadaan, untuk memperlancar proses transisi tubuh dari tidur ke fase terjaga.

Penemuan ini membuka peluang untuk pengembangan terapi hormonal baru yang dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengembalikan keseimbangan hormon pertumbuhan pada individu yang membutuhkannya. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat membawa dampak positif dalam dunia medis untuk meningkatkan kesehatan metabolisme dan mencegah berbagai penyakit kronis.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer