Pemerintah Kota Jakarta Timur Perkuat Budaya Pilah Sampah melalui Bank Sampah Pintar Kemilau
Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) melakukan langkah nyata dalam memperkuat budaya pilah sampah dengan bekerja sama dengan PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, dengan menghadirkan Bank Sampah Pintar (BSP) Kemilau di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Sinergi Antara Pemerintah dan Perusahaan
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengapresiasi kerjasama antara Pemerintah Kota Jakarta Timur dengan PT ANTAM Tbk UBPP Logam Mulia. Keberadaan Bank Sampah Pintar Kemilau serta bantuan tempat sampah pilah diharapkan dapat memperkuat budaya memilah sampah di kalangan masyarakat. Menurut beliau, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menangani permasalahan sampah dari akar permasalahannya.
Peresmian Bank Sampah Pintar Kemilau turut disertai dengan penyerahan simbolis 140 tempat sampah pilah organik dan anorganik kepada seluruh kelurahan di Kecamatan Pulo Gadung. Harapannya, program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dan berkontribusi dalam mencapai target pengurangan sampah di Jakarta.
Komitmen Perusahaan dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
General Manager PT ANTAM Tbk UBPP Logam Mulia, Ismail, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui peresmian Bank Sampah Pintar Kemilau. Dengan penyaluran sarana pemilahan sampah, ANTAM ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya.
Sebanyak 140 tempat sampah pilah organik berkapasitas 120 liter yang didistribusikan oleh ANTAM dilengkapi dengan barcode untuk pencatatan digital melalui sistem Bank Sampah Pintar. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta mendukung target pengurangan sampah di Jakarta.
Program Bank Sampah Pintar Kemilau ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.


