Tuesday, July 21, 2026
HomeBeritaLuncurkan Satelit Komersial Nuklir: Sejarah Baru SpaceX

Luncurkan Satelit Komersial Nuklir: Sejarah Baru SpaceX

- Advertisement -
- Advertisement -

SpaceX Sukses Meluncurkan Satelit BOHR Bertenaga Nuklir

Sejarah baru dalam eksplorasi antariksa komersial telah diciptakan dengan suksesnya peluncuran satelit bertenaga nuklir pertama di dunia. Satelit bernama BOHR (Betavoltaic Orbital High-Reliability) dibuat oleh City Labs, perusahaan teknologi yang berbasis di Florida, Amerika Serikat. Peluncuran ini dilakukan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX pada Selasa pagi (7/7/2026) waktu setempat.

Satelit BOHR: Misi Demonstrasi Teknologi Masa Depan

BOHR merupakan satelit pemantau berbentuk kubus (cubesat) yang dirancang untuk menguji keandalan sumber daya mikro betavoltaik “NanoTritium” milik City Labs langsung di luar angkasa. Teknologi ini memanfaatkan partikel beta dari peluruhan radioaktif tritium yang dikonversi menjadi energi listrik menggunakan semikonduktor. Teknologi ini diharapkan dapat menyediakan daya berkelanjutan bagi wahana antariksa tanpa ketergantungan pada energi matahari.

Dukungan dan Manfaat Teknologi Tritium

Proyek pengembangan teknologi tritium dan satelit BOHR didanai di bawah kontrak Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD). Selain itu, satelit ini juga menjadi misi bertenaga nuklir pertama yang mendapat persetujuan dari Federal Aviation Administration (FAA) berdasarkan aturan peluncuran nuklir dalam NSPM-20. Keberhasilan peluncuran ini diharapkan dapat membuka jalan bagi pemanfaatan satelit bertenaga nuklir dalam sektor pertahanan dan misi antariksa swasta di masa depan.

Melalui prestasi yang telah diraih, City Labs membuktikan bahwa sistem tenaga nuklir yang aman, ringkas, dan disetujui secara regulasi siap untuk diterapkan dalam kegiatan komersial rutin. Dengan begitu, pemanfaatan satelit bertenaga nuklir komersial dapat semakin meluas untuk mendukung berbagai kegiatan di masa depan.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer