Tim Sudin Nakertransgi Jakarta Barat Usut Lokasi Rekrutmen Lowongan Palsu
Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Barat melakukan pemeriksaan awal terhadap lokasi yang diduga sebagai tempat rekrutmen lowongan kerja bodong di kawasan ruko Pangeran Tubagus Angke.
Sudin Nakertransgi Jakarta Barat Berupaya Temukan Jejak Praktik Penipuan
Kasudin Nakertransgi Jakbar, Faradisa Saforda, menyatakan bahwa dalam pemeriksaan awal tersebut, pihaknya belum menemukan indikasi kuat terkait lowongan kerja palsu tersebut karena minimnya informasi terperinci mengenai perusahaan yang tersedia.
“Bukan kayak salah alamat. Kita kan mencari alamat yang pastinya nih. Karena di berita yang dirilis itu tidak ada nama jelas dari perusahaan. Jadi kita harus cari satu-satu dong di wilayah itu, yang mendekati, yang fotonya mirip-mirip dengan lowongan yang ditawarkan,” kata Faradisa.
Pihak otoritas telah mendapat informasi bahwa PT Kemas Paket Andalan Express diduga menjadi perusahaan yang menyebarkan loker palsu, namun dalam kunjungannya, Tim Sudin Nakertransgi malah mendatangi perusahaan lain di kompleks ruko yang sama.
Korban Proses Penipuan Lowongan Kerja Palsu
Praktik penipuan berkedok rekrutmen lowongan kerja palsu kembali mencuat di Jakarta Barat setelah beberapa korban terbuai. Salah satu korban, Jieyes Mishael Panjaitan, mengalami kerugian sebesar Rp2,5 juta setelah melakukan proses pembayaran.
Mishael, yang ditawari pekerjaan sebagai operator gudang, diminta membayar sejumlah uang dengan alasan untuk biaya awal, termasuk untuk Medical Check Up (MCU) dan seragam. Namun, setelah proses pembayaran, ia malah disuruh pulang tanpa kepastian.
Setelah merasa ditipu, Mishael melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya dan mencoba mengonfirmasi langsung di perusahaan yang diduga melakukan rekrutmen palsu di Jakarta Barat.


