IHSG Pekan Ini: Dorongan Stimulus Makroekonomi dan Fokus Laporan Keuangan
Pada perdagangan pekan ini, 20–24 Juli 2026, pasar saham Indonesia diprediksi akan mengalami pergerakan yang dipengaruhi oleh stimulus makroekonomi yang terbatas. Hal ini akan membuat perhatian investor beralih ke laporan keuangan kuartalan dari perusahaan emiten.
Fokus pada Kinerja Perusahaan
Analisis ekuitas dari PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi, menekankan bahwa kinerja keuangan perusahaan akan menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar saham dalam negeri. Perusahaan-perusahaan ini diharapkan dapat menentukan arah rotasi sektor dan aliran dana di pasar saham.
Imam juga menyoroti pentingnya keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit perbankan, dan data Money Supply/M2 sebagai indikator likuiditas dalam membaca kondisi pasar saham domestik.
Sentimen Eksternal dan Teknikal
Dari sisi sentimen eksternal, investor akan memperhatikan data ekonomi dari Amerika Serikat, seperti ADP Employment Change, klaim pengangguran, risalah rapat The Fed, dan data Loan Prime Rate China.
Sementara secara teknikal, IHSG terus menunjukkan tren kenaikan setelah pekan sebelumnya ditutup menguat. Penguatan ini memungkinkan IHSG untuk melampaui indikator MA5 dan membentuk area support dinamis.
Pergerakan IHSG juga didukung oleh dominasi tekanan beli yang semakin kuat dibandingkan tekanan jual.
Sumber: Ekonomi Okezone


