Thursday, August 13, 2026
HomeBisnisAkademisi UI: Transisi Energi Tanpa Matikan PLTU Muda

Akademisi UI: Transisi Energi Tanpa Matikan PLTU Muda

- Advertisement -
- Advertisement -

Rinaldy Dalimi: Transisi Energi Terbarukan dan Penggunaan Energi Fosil Harus Berjalan Berdampingan

Menurut Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Rinaldy Dalimi, transisi energi terbarukan tidak harus dipaksakan dengan mematikan atau menghentikan pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Dia menegaskan bahwa transisi energi harus berjalan berdampingan dengan penggunaan energi fosil.

Energi Fosil Tetap Diperlukan

Rinaldy menekankan bahwa energi fosil seperti PLTU masih perlu dimanfaatkan karena proses transisi energi tidak bisa dilakukan secara mendadak. Menurutnya, keputusan untuk mematikan PLTU harus tetap berada di tangan PLN, sebagai penanggung jawab utama listrik di Indonesia.

Indonesia harus bersama dengan negara lain mencapai target zero emission dan melakukan transisi energi terbarukan. Namun, Rinaldy menegaskan bahwa Indonesia bukanlah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap perubahan iklim, sehingga pemutusan PLTU harus mempertimbangkan segi ekonomi dan ketahanan energi.

Pentingnya Mengikuti Umur Ekonomis PLTU

Rinaldy menambahkan bahwa penghentian operasional PLTU sebaiknya mengikuti umur ekonomisnya, yang biasanya mencapai sekitar 50 tahun. Hal ini penting untuk menjaga ketahanan energi dan keberlangsungan PLN sebagai perusahaan listrik negara.

Sebagai akademisi dan pakar energi, Rinaldy Dalimi memberikan pandangannya bahwa transisi energi terbarukan dan penggunaan energi fosil harus dilakukan secara bertahap dan terencana demi keberlanjutan sektor energi Indonesia.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer